Laporkan Masalah

KEANEKARAGAMAN LEBAH KLANCENG (HYMENOPTERA: MELIPONINI) DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

MANAP TRIANTO, Drs. Hari Purwanto, M.P., Ph.D

2020 | Tesis | MAGISTER BIOLOGI

Klanceng (Hymenoptera: Meliponini) merupakan serangga eusosial yang hidup bersama di dalam sarang. Klanceng memiliki peran penting dalam proses penyerbukan tanaman, menghasilkan madu dan propolis. Studi keanekaragaman klanceng di Provinsi D.I Yogyakarta belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies klanceng yang ditemukan di Provinsi D.I Yogyakarta menggunakan karakter morfologi, morfometrik, dan molekuler serta mengukur keanekaragaman klanceng di Provinsi D.I Yogyakarta. Dalam penelitian ini ditemukan 7 spesies klanceng yaitu Tetragonula laeviceps, T. iridipennis, T. biroi, T. sapiens, T. sarawakensis, Lepidotrigona terminata, dan Heterotrigona itama di Provinsi D.I Yogyakarta. Studi ini juga menunjukkan bahwa perbedaan tipe habitat di area tertentu memengaruhi indeks keanekaragaman klanceng. Indeks keanekaragaman spesies Shannon-Wiener (H '), Shannon-Evenness (E) dan Simpson (D) untuk beberapa tipe habitat di wilayah Provinsi D.I Yogyakarta secara berturut-turut dari yang tertinggi kerendah yaitu habitat rural dengan nilai H = 1.21, E = 0.58 dan D = 0.38, hutan sekunder dengan nilai H = 0.89, E = 0.44 dan D = 0.58, serta habitat urban dengan nilai H = 0.84, E = 0.39 dan D = 0.57. Sedangkan, keseluruhan nilai keanekaragaman spesies Shannon-Wiener (H), Shannon-Evenness (E) dan Dominansi Simpsons (D) untuk wilayah Provinsi D.I Yogyakarta secara berturut-turut yaitu 0.84 - 1.21 (keanekaragaman sedang), 0.39 - 0.58 (kemerataan sedang) dan 0.38 - 0.58 (dominansi sedang). Hasil dari penelitian ini merupakan laporan pertama tentang keanekaragaman klanceng (Hymenoptera: Meliponini) di Provinsi D.I Yogyakarta dan diharapkan dapat berkontribusi pada pelestarian dan pemanfaatan salah satu sumber daya keanekaragaman hayati penting Indonesia.

Stingless bees (Hymenoptera: Meliponini) are eusocial insects that live together in a nest. The stingless bees play an important role in the process of plants pollination, producing honey and propolis. Study on stingless bees diversity in Special Region of Yogyakarta has never been done. This study aims to identify species of stingless bees found in Yogyakarta using morphological, morphometric and molecular characters and measures the diversity of stingless bees in Special Region of Yogyakarta Province. The research found that there are 7 species of stingless bees namely Tetragonula laeviceps, T. iridipennis, T. biroi, T. sapiens, T. sarawakensis, Lepidotrigona terminata, and Heterotrigona itama found in Special Region of Yogyakarta Province. The study also showed that the types of habitats differences in a particular area affect the index of diversity of The stingless bee. The Shannon-Wiener (H'), Shannon-Evenness (E) and Simpson's (D) species diversity indexes for several habitat types in the Special Region of Yogyakarta Province from the lowest of the lowest values are: rural habitat with a value of H' = 1.21, E = 0.58 and D = 0.38, secondary forests with values H' = 0.89, E = 0.44 and D = 0.58, and urban habitats with values H' = 0.84, E = 0.39 and D = 0.57, respectively. Meanwhile, the overall value of Shannon-Wiener (H'), Shannon-Evenness (E) and Simpson's (D) species diversity in the Special Region of Yogyakarta Province are 0.84 - 1.21 (moderate diversity), 0.39 - 0.58 (moderate evenness) and 0.38 - 0.58 (moderate dominance), respectively. The results of this study are the first report on the stingless bees (Hymenoptera: Meliponini) diversity in Special Region of Yogyakarta Province and should contributing to the preservation and utilisation of one of Indonesia's important biodiversity resources.

Kata Kunci : Keanekaragaman, lebah klanceng, D.I Yogyakarta

  1. S2-2020-432396-abstract.pdf  
  2. S2-2020-432396-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-432396-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-432396-title.pdf