PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN ATRAKSI WISATA HIU PAUS DI PANTAI BOTUBARANI, GORONTALO
Michelle Trachylina K. Indradi, R. Rucitarahma Ristiawan, S.Par., M.Sc
2019 | Skripsi | S1 PARIWISATAPenelitian ini berfokuskan pada peran masyarakat dalam pengelolaan atraksi wisata hiu paus di Desa Botubarani. Ketertarikan peneliti untuk mengkaji peran masyarakat didasari pada kemunculan hiu paus yang tidak dapat diperkirakan kedatangannya sehingga menjadi tantangan bagi masyarakat dalam pengelolaannya. Tujuan penelitian ini adalah melihat peran masyarakat dan kendala yang dihadapi pada proses pengelolaan serta rekomendasi solusi yang diberikan untuk menyelesaikan masalah. Tahapan partisipasi masyarakat menggunakan model dari Cohen dan Uphoff (1980), yang membagi bentuk partisipasi dalam empat tahapan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pengambilan data melakukan wawancara secara mendalam pada pihak pengelola objek wisata yang ditentukan melalui purposive sampling, yaitu pemilihan informan yang memahami pengelolaan objek wisata. Selain itu pengumpulan data juga dilakukan dengan observasi serta studi pustaka. Analisis data menggunakan teori Miles dan Hubberman, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada keterlibatan masyarakat di Desa Botubarani terdapat kendala yaitu konflik internal yang terjadi dalam kelompok sadar wisata sehingga berdampak pula pada konflik sosial di masyarakat. Manajemen keuangan menjadi hal yang krusial dan berperan penting pada keterlibatan masyarakat. Permasalahan keuangan tersebut telah ada sejak kepengurusan yang lama. Dalam menanggulangi hal tersebut, rekomendasi solusi yang diberikan pihak pengelola ini adalah mengganti anggota yang baru dan menerapkan sistem keuangan yang lebih transparan dan terbuka ke berbagai pihak.
This research focuses on the role of the community participation in tourism management of whale shark attraction in Botubarani beach. Researcher's interest in studying the role of the community is based on the appearance of the whale shark on the sea surface that cannot be predicted so that it becomes a challenge for the community in its management. The purpose of this study is to look at the role of the community and also the obstacles faced in the management process as well as recommendations for solutions provided to resolve the problems. The stage of community participation uses the model of Cohen and Uphoff (1980), which compiles the form of participation in this study. This study uses a qualitative method, by data sampling through interviews with the tourism management organization which is determined by means purposive sampling, namely the selection of informants who manage the management of attractions. In addition, data collection is also conducted by observing some literature studies. Data analysis using the theory of Miles and Hubberman, namely: collecting data, reducing data, presenting data and gathering conclusions. The result shows that a crucial internal conflict occured in a tourism aware group so that it also has an impact on social conflict in the community. Financial management becomes important and necessary thing. This problem has existed since the previous management. In dealing with this, the recommended solution offered by the management is to replace old staff by the other ones and to apply an open financial and transparent system to various parties.
Kata Kunci : Partisipasi masyarakat, pengelolaan wisata, hiu paus/Community participation, tourism management, whale shark