Laporkan Masalah

KEMANDIRIAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MERANTAU MAHASISWA DITINJAU DARI KELEKATAN AMAN DENGAN IBU

RR. WULAN WIDATINING HERLAMBANG, Dr. Dra. Aisah Indati, M.S., Psikolog

2020 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Merantau merupakan sebuah keputusan yang sering diambil mahasiswa sebagai ajang pembuktian kemandirian. Oleh karena itu diperlukan sebuah kemandirian pengambilan keputusan merantau untuk dapat bertanggung jawab dengan keputusan yang telah diambil. Salah satu cara untuk mendapatkannya yaitu dengan menjalin kelekatan aman dengan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris peran kelekatan aman dengan ibu terhadap kemandirian pengambilan keputusan merantau mahasiswa. Instrumen penelitian adalah Skala Kemandirian Pengambilan Keputusan Merantau dan Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA). Metode pengumpulan data melalui kuesioner online dan didapatkan responden penelitian sebanyak 252 mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Metode analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan kelekatan aman dengan ibu berperan positif terhadap kemandirian pengambilan keputusan merantau, dengan sumbangan efektif kelekatan aman dengan ibu terhadap kemandirian pengambilan keputusan merantau sebesar 3,7%. Analisis tambahan berdasarkan data demografis juga dilakukan, dan ditemukan perbedaan signifikan pada jenis kelamin terhadap kemandirian pengambilan keputusan merantau, sedangkan lama merantau tidak berpengaruh signifikan terhadap kemandirian pengambilan keputusan merantau.

Decision in leaving home to attend college is common for students to prove their autonomy. Therefore we need an autonomy of decision making to be able to take responsibility of the decision that have been taken. One way to get it is by establishing a secure attachment with mother. This study aims to empirically examine the role of secure attachment with mother on the autonomy of decision making to leave home. The research instrument is Autonomy of Decision Making Scale and Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA). The data was collected through an online questionnaire and obtained 252 respondents from Gadjah Mada University students. The data analysis method used simple linear regression. The result shows that secure attachment with mother has a positive role in the autonomy of decision making to leave home, with an effective contribution of 3.7%. Additional analysis based on demographic data was also carried out, and found a significant difference in sex with the autonomy of decision making, while the length of leaving home was not significant to autonomy of decision making.

Kata Kunci : Kelekatan aman, kemandirian pengambilan keputusan, merantau, Autonomy of decision making, leaving home to attend college, secure attachment

  1. S1-2020-362391-abstract.pdf  
  2. S1-2020-362391-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-362391-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-362391-title.pdf