EKSISTENSI PEREMPUAN DALAM NOVEL AL-MAJIDA ZIKRAYATU BILA HIBRIN WA WARAQIN KARYA �ABDULLAH AL-BARGUSYI ANALISIS FEMINISME
BAIQ NURFATMA AYU W, Dr. Fadlil Munawwar Manshur, M.S.
2020 | Tesis | MAGISTER SASTRAINTISARI Penelitian ini akan mengungkap eksistensi perempuan yang terdapat di dalam novel al-Majida Zikrayatu Bila Hibrin wa Waraqin Karya Abdullah al-Bargusyi. Sebagaimana diketahui bahwa perempuan di Palestina di dalam novel tersebut tidak dapat bebas melakukan apa saja yang dikehendakinya, oleh karena itu masalah yang dihadapi oleh tokoh perempuan di dalam novel ini adalah bagaimana upaya perempuan Palestina dalam mewujudkan eksistensinya. Metodologi yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan mengumpulkan data-data yang ada, kemudian dianalisis berlandaskan teori feminis eksistensialisme Simone De Beauvoir, untuk menjawab masalah di dalam penelitian ini, yaitu mengungkapkan bahwa perempuan juga memiliki hak untuk mendapatkan kebebasan, karena perempuan juga mahluk yang memiliki eksisten. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap perjuangan perempuan Palestina, dalam mendapatkan kebebasan dan hak yang setara dengan laki-laki, sehingga eksistensi perempuan Palestina diakui oleh masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan dapat mewujudkan eksistensinya dengan cara meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga perempuan memiliki intelektualitas., dengan begitu perempuan mudah mendapatkan atensi dari masyarakat, sehingga perempuan dapat mewujudkan eksistensinya. Perempuan yang memiliki intelektualitas yang tinggi, memiliki pola pikir yang berbeda dengan mereka yang tidak berpendidikan. Mereka dapat memasuki ranah publik dengan mudah, dan tenaga dan pikirannya akan sangat diperhitungkan. Oleh sebab itu pentingnya pendidikan bagi perempuan dalam menunjukkan eksistensinya, ruang gerak yang dimiliki akan semakin luas, tidak dibatasi ranah domestik, tetapi mereka juga dapat menjangkau ranah publik dengan mudah.
ABSTRACT This research will reveal the existence of women in the novel al-Majida Zikrayatu Bila Hibrin wa Waraqin written by �Abdullah al-Bargusyi. As it is known that the Palestinian women in the novel cannot be free to do whatever they want, therefore the problem faced by the female characters in this novel is how the efforts of Palestinian women in realizing their existence. The methodology that will be used in this study is a qualitative method, by gathering existing data, then the analyzed based on the feminist theory of Simone De Beauvoir�s existentialism, to answer the problem in this study, which reveals that women also have the right to freedom, because of women also creatures that have existence. The purpose of this study is to uncover the struggle of Palestinian women, in obtaining freedom and equal rights with men, so that the existence of Palestinian women is recognized by society. The results of this study show that women can realize their existence by improving the quality of education, women have intellectuality because of her education, which makes women easily get attention from the community. Women who have high intellectuality, they have a different mindset than those who are not educated. They can easily enter the public domain, and their energy and thoughts will be very calculated. Therefore the important thing about education for women is in showing their existence, the space of movement they have will be wider, is not restricted to the domestic domain, and they can also reach the public domain easily.
Kata Kunci : perempuan, eksistensi, Palestina, pekerjaan, intelektual.