Dimensi Kewarganegaraan Etnis Tionghoa di Indonesia
BELLICIA ANGELICA TANVIL, Dr. Amalinda Savirani
2019 | Skripsi | S1 POLITIK DAN PEMERINTAHANEtnis Tionghoa di Indonesia memiliki catatan sejarah yang cukup panjang dan kompleks, terutama dalam menemukan identitas dan kewarganegaraannya sebagai Warga Negara Indonesia. Penelitian ini membahas konsep kewarganegaraan etnis Tionghoa di Indonesia yang saling memengaruhi. Berbeda dengan etnis Tionghoa generasi terdahulu yang selalu identik dengan bidang ekonomi, generasi penerus etnis Tionghoa kini memiliki cara pandang yang berbeda dalam memaknai kewarganegaraan dan dirinya sebagai bagian dari negara. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana mereka melihat diri mereka sebagai generasi penerus yang memilih untuk memilih karir sebagai dosen, politisi, atau aktivis yang masih dianggap bidang anomali bagi generasi terdahulu etnis Tionghoa. Hal ini kemudian berdampak pada pergeseran dimensi kewarganegaraan etnis Tionghoa saat ini. Dalam penelitian ini, peneliti mengkaji bagaimana hubungan tiap aspek dimensi kewarganegaraan dapat mempengaruhi pergeseran makna kewarganegaraan etnis Tionghoa di Indonesia saat ini. Selain itu, peneliti juga ingin mengeksplorasi bagaimana dimensi kewarganegaraan etnis Tionghoa terbentuk dan bagaimana keterkaitan antar-dimensi dan dampaknya pada dimensi kewarganegaraan etnis Tionghoa di Indonesia saat ini. Peneliti melakukan metodologi kualitatif yang mengambil contoh kehidupan beberapa orang keturunan Tionghoa di DKI Jakarta dan D.I. Yogyakarta untuk menjawab pertanyaan penelitian tersebut. Ada beberapa temuan dalam penelitian ini seperti adanya hubungan antar-dimensi kewarganegaraan menyebabkan munculnya faktor pendukung dan faktor penghambat pergeseran dimensi kewarganegaraan etnis Tionghoa di Indonesia. Adapun faktor pendukungnya berupa:latar belakang individu yang kuat untuk keluar dari stereotipe, motivasi dan figur yang berperan, dan kelas sosial yang membuka kesempatan terjadinya pergeseran. Sementara itu, faktor penghambat dalam pergeseran dimensi kewarganegaraan etnis Tionghoa di Indonesia dapat berupa pengaruh sejarah yang membentuk pola pikir etnis Tionghoa terdahulu, iklim politik-demokrasi, diskriminasi dan stereotipe terhadap etnis Tionghoa di Indonesia.
Chinese Indonesian has a long and complex history in Indonesia, especially in finding their identity and citizenship as Indonesian. This research explores the concept of citizenship in Indonesia that related to each other. These days, Chinese Indonesians have different view with earlier generation towards their meaning of citizenship and being part of Indonesia. This can be seen through their choice of professions which are still considered as an anomaly in Chinese-Indonesian culture; such as politician, activist, or lecturer. This affects to the shifting of Chinese-Indonesian dimensions of citizenship. This research focuses on the relation of each aspects in dimensions of citizenship could affect the shifting of how Chinese Indonesians view themselves as a part of Indonesian citizens. Besides, this research also explores how dimensions of citizenship were made and the relation between dimensions also their effects as well. This qualitative research used sample from Chinese Indonesians who live in DKI Jakarta and D. I. Yogyakarta to answer the research question. There are some findings from this research. There are relations between each of the dimensions of citizenship that created the emergence of enabling and constraining factors which affected the shifting of Chinese-Indonesians dimension of citizenship in Indonesia. The enabling factors are individual background to escape the stereotype, motivation and figures, social class. The constraining factors are historical background, the climate of politics and democracy and discrimination and stereotype towards Chinese-Indonesians in Indonesia.
Kata Kunci : Dimensi Kewarganegaraan, Pergeseran, Etnis Tionghoa, Identitas Sosial