KETERKAITAN PERKEMBANGAN WISATA ZIARAH SUNAN PANDANARAN TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA PASEBAN, KECAMATAN BAYAT, KABUPATEN KLATEN
OKTA RIYANDA G, Joni Purwohandoyo, S.Si, M.Sc.
2019 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHINTISARI Wisata makam sunan pandanaran merupakan wisata ziarah yang berada di Desa Paseban Kecamtan Bayat Kabupaten Klaten. Wisata Makam Sunan Pandanaran merupakan wisata dengan jumlah pengunjung paling banyak di Kabupaten Klaten. Perkembangan objek wisata makam Pandanaran yang terjadi mempengaruhi kondisi fisik sosial dan ekonomi di Masyarakat Desa Paseban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan masyarakat didalam usaha pariwisata makam Sunan Pandanaran, menjelaskan perkembangan objek wisata makam Sunan Pandanaran dan menganalisis keterkaitan perkembangan makam Sunan Pandanaran terhadap kesejahteraan masyarakat yang terlibat didalam usaha pariwisata. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Data yang dibutuhkan adalah data sekunder dan primer. Data sekunder yang diambil adalah data jumlah penduduk, jumlah wisatawan dan jumlah pendapatan wisata. Data Primer yang diaambil menggunakan metode wawancara, kuisioner, observasi dan dokumentasi. Analisis data ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 3 bentuk keterlibatan masyarakat dalam usaha pariwisata yaitu partisipasi langsung, partisipasi tidak langsung dan partisipasi tidak ada. Hasil observasi perkembangan objek wisata, wisata makam Sunan Pandanaran berada dalam tahap keterlibatan. Perkembangan objek wisata makam Sunan Pandanaran berhubungan erat dengan kesejahteraan masyarakat pelaku usaha. Tingkat kesejahteraan masyarkat pelaku usaha adalah 47 % ketegori kesejahteraan tinggi dan 53% kategori kesejahteraan sedang. Kata Kunci: Keterlibatan Masyarakat, Perkembangan Wisata, Kesejahteraan Masyarakat.
ABSTRACT Sunan Pandanarans Tomb Tourist Attraction is a spiritual tourism located in Paseban Village, Bayat District, Klaten Regency. Every year, Sunan Pandanarans Tomb Tourist Attraction has gaining number of visitors. The development of Sunan Pandanarans Tomb Tourist Attraction affects the social physical economic conditions of the paseban people. This research aims to analyze community involvement in Sunan Pandanarans Tomb Tourist Attraction, to explain the development stages of Sunan Pandanarans Tomb Tourist Attraction, and to analyze the relation between the development of Sunan Pandanarans Tomb Tourist Attraction to the welfare of community involved in the tourism business. This research was done with descriptive quantitative approach using survey methods. The data needed is secondary and primary data. Secondary data taken is the data of population, the number of tourist and the revenue of tourism. Primary data taken using methods of interviews, questionnaires, observations, and documentation. Data analysis is done by descriptive analysis. The result indicates that three forms of community involvement in the tourism business are direct participation, indirect participation, and non-participation. Sunan Pandanarans Tomb Tourist Attraction stages development is at the involvement stage that can be seen from the tourism life cycle. The development linkage of Sunan Pandanarans Tomb Tourist Attraction to the welfare of the community involved within area are 47% families included as high welfare category and 53% families included as medium welfare category. Keywords: Community Involvement, Community Welfare, Tourism Development
Kata Kunci : Keterlibatan Masyarakat, Perkembangan Wisata, Kesejahteraan Masyarakat