Laporkan Masalah

Ancaman Cyber Attack Terhadap Keamanan Negara : Studi Kasus Singapura

ABID DARMA SETIAWAN, Dr. Dafri Agussalim

2019 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

Pada era modern, negara memiliki ancaman baru yang dapat membawa kerugian secara signifikan. Ancaman tersebut adalah serangan siber, yang hadir menyerang negara, seiring dengan maraknya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh negara. Umumnya, serangan siber yang menargetkan negara memiliki beberapa tujuan. Diantaranya adalah pelemahan ekonomi hingga pencurian data atau informasi yang penting. Singapura, yang bergantung pada penggunaan teknologi dalam menggerakkan perekonomiannya, merupakan sasaran utama dari ancaman serangan siber. Pada tahun 2016-2019, serangkaian serangan siber yang mengarah ke Singapura meninggalkan dampak berupa kerugian ekonomi dan teretasnya data serta informasi penting milik pemerintah Singapura. Berbagai macam kerjasama pada skala regional hingga internasional telah dilakukan. Namun, keadaan struktur yang anarki dalam ruang siber memberikan hambatan yang besar untuk mewujudkan terciptanya keamanan dalam ruang siber bagi Singapura. Disisi lain, bertahan dari ancaman serangan siber adalah hal yang menjadi prioritas bagi Singapura, mengingat ketergantungan yang sangat tinggi terhadap teknologi untuk menggerakkan perekonomian di Singapura.

In this modern era, the country has a new threat that can bring significant losses. The threat is cyber attacks, which are present to attack the country, along with the widespread use of information and communication technology by the states. Generally, cyber attacks targeting countries have several purposes. Among them is the economic slowdown to theft of important data or information. Singapore, which relies on the use of technology in driving its economy, is the main target of the threat of cyber attacks. In 2016-2019, a series of cyber attacks targeting Singapore left an impact in the form of economic losses and the larceny of important data and information belonging to the Singapore government. Various kinds of cooperation on a regional to international scale have been carried out. However, the state of anarchic structures in cyberspace provides a major obstacle to the realization of security in cyberspace for Singapore. On the other hand, surviving the threat of cyber attacks is a priority for Singapore, given the very high dependence on technology to drive Singaporean’s economy.

Kata Kunci : Serangan siber, Singapura, Struktur, Anarki, Teknologi informasi dan komunikasi, Perekonomian

  1. S1-2019-399257-abstract.pdf  
  2. S1-2019-399257-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-399257-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-399257-title.pdf