Penerapan Asas Itikad Baik Pada Perjanjian Sewa Menyewa Tempat Camping dan Outbound Desa Wisata Tinalah di Kabupaten Kulon Progo
PAMULA ISMAWATI RAMADHANI, Dr. Ninik Darmini, S.H., M.Hum.
2019 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian hukum ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan asas itikad baik tahap pra kontraktual dan penerapan asas itikad baik pada upaya penyelesaian dalam hal terjadi wanprestasi pada perjanjian sewa menyewa tempat camping dan outbound Desa Wisata Tinalah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian hukum ini adalah bersifat normatif empiris. Penelitian ini dilakukan melalui penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder, yaitu data yang berupa bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Selanjutnya untuk melengkapi data yang diperoleh dari penelitian kepustakaan dilakukan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer, yaitu data yang dihasilkan dari wawancara kepada responden dengan pedoman wawancara. Keseluruhan data dianalisis secara kualitatif dan dipaparkan dalam bentuk deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan asas itikad baik tahap pra kontraktual pada perjanjian sewa menyewa tempat camping dan outbound Desa Wisata Tinalah sudah dipenuhi oleh pihak pengelola. Namun, perjanjian sewa menyewa tempat camping dan outbound Desa Wisata Tinalah tidak dilaksanakan dengan baik. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya wanprestasi yang dilakukan oleh pihak penyewa berupa kerusakan barang yang menjadi objek sewa. Wanprestasi tersebut diselesaikan melalui musyawarah mufakat. Pihak pengelola dalam upaya penyelesaian dalam hal terjadi wanprestasi telah menerapkan asas itikad baik yang diwujudkan dengan adanya kejujuran untuk mengungkapkan kerugian yang dialami dan kejujuran dalam meminta ganti kerugian kepada pihak penyewa. Kata Kunci : Perjanjian Sewa Menyewa, Asas Itikad Baik, Wanprestasi
This legal research aims to perceive and analyze the implementation of good faith principle in the pre-contractual stage and the implementation of good faith principle resolving default in rental agreement of camping and outbound site in Tinalah Tourism Village Kulon Progo District. The research method used in this legal research is empirical normative. This research was conducted through literature research in advance to obtain secondary data, data which are legal materials that consist of primary, secondary, and tertiary legal materials. Then, to complete the data obtained from literature research, field research was conducted to obtain primary data. Furthermore, to complete the data from literature research, it is undertaken by field research to obtain the primary data that is gained by doing interviews with the respondents using the guidelines. All data were analyzed qualitatively and presented in descriptive form. Based on the research, the application of the good faith principle in the pre-contractual stage in rental agreement camping and outbound place in Tinalah Tourism Village has been fulfilled by the manager. However, this rental agreement is not carried in excellent ways. It is evident that there is a default which is committed by a renter who ruins the object of the agreement. The default is resolved through deliberation to reach consensus by the parties. A manager uses the good faith principle in resolving default using the integrity to reveal the cost and also to request the compensation to the renter. Key Words : Rental Agreement, Good Faith Principle, Default
Kata Kunci : Perjanjian Sewa Menyewa, Asas Itikad Baik, Wanprestasi/Rental Agreement, Good Faith Principle, Default