Laporkan Masalah

GERAKAN EARTH HOUR YOGYAKARTA DALAM TINJAUAN ETIKA LINGKUNGAN BIOSENTRISME

MUHAMAD FIKRI, Dra. Jirzanah, M. Hum.

2019 | Skripsi | S1 FILSAFAT

Penelitian ini berjudul Gerakan Earth Hour Yogyakarta dalam Tinjauan Etika Lingkungan Biosentrisme, berobjek material Earth Hour Yogyakarta dan berobjek formal etika lingkungan biosentrisme. Persoalan lingkungan merupakan persoalan sehari-hari karena lingkungan adalah faktor utama dalam berkehidupan manusia. Teori etika lingkungan Biosentrisme diharapkan memberikan pemahaman kepada manusia bahwa makhluk hidup lain juga memiliki nilai dan haknya untuk hidup. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif pada filsafat yang bersandar pada studi pustaka yang ditambahkan dengan wawancara langsung. Penelitian ini memiliki lima tahap yaitu pengumpulan data, wawancara, klasifikasi, analisis dan pengumpulan akhir. Analisis data dengan menggunakan inventarisasi, deskriptif, analisis-sintesis. Penelitian ini menghasilkan bahwa Earth Hour Yogyakarta sejalan dengan prinsip dan pilar Biosentrisme. Pertama, pandangan Earth Hour Yogyakarta mengarahkan manusia agar memiliki kewajiban moral terhadap alam semesta. Kedua, bumi dan segala isinya merupakan subjek moral. Ketiga, gerakan Earth Hour Yogyakarta dapat mengantisipasi adanya anti-spesiesme dan rasisme karena menjaga bumi membawa konsekuensi moral atas kesetaraan. Penelitian ini dengan demikian dapat menjadi acuan alternatif masyarakat luas dalam menjaga bumi.

This research is entitled Earth Hour Movement in Yogyakarta based on environmental ethics of biocentrism, and this research follows Earth Hour Yogyakarta as a material object and formal object as stated by ethics in biocentrism. Environmental crises are daily-live problems because of environment as an essential factor in human being living. Biocentrism, as a part of environmental ethics theory, is promised to open human understanding concerning the values and rights behind other creatures. This research is a philosophical qualitative study that relies on literature review supplemented by direct interviews between researcher and interviewers. However, this research consists of five steps, such as data collection, interviews, classification, analysis, and finalization. Data analysis uses collecting, descriptive, analysis-synthesis This research finds that Earth Hour Yogyakarta is in line with the principles and pillars of Biocentrism. First, Earth Hour Yogyakarta framework encourages humans to have a moral duty and moral responsibility to the universe especially earth. Second, Everything on earth is moral subjects. Third, the Earth Hour Yogyakarta movement can anticipate anti-speciesism and racism because protecting the earth carries moral consequences for equality. This research can be an alternative decision-making reference for the broader community in protecting the earth.

Kata Kunci : Earth Hour Yogyakarta, Biosentrisme, Penghematan Energi.

  1. S1-2019-369860-abstract.pdf  
  2. S1-2019-369860-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-369860-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-369860-title.pdf