Laporkan Masalah

Animisme Teosentris al-Quran: Analisis Morfologis dan Semantis atas Kategori Person dalam Ayat-Ayat Tasbih dan Sujud

MUHAMMAD KALIMULLAH, Dr. Zainal Abidin Bagir

2019 | Tesis | MAGISTER AGAMA DAN LINTAS BUDAYA

Tulisan ini membahas tentang hubungan Islam dan animisme. Dalam tulisan ini ditunjukkan bahwa Islam dan animisme adalah tema yang memiliki kesamaan dalam memandang konsep tentang person. Pada keduanya, konsep person bersifat inklusif terhadap nonmanusia, dalam artian bahwa atribut tertentu yang dianggap hanya dimiliki oleh manusia dipandang juga sebagai dimiliki oleh nonmanusia. Dalam Islam, person ini dapat dilihat dalam struktur harfiah dan maknawi ayat-ayat tertentu dalam al-Quran. Pada struktur harfiah atau morfologisnya, konsep person inklusif ini ditunjukkan oleh penggunaan bentuk-bentuk morfem atau kata yang seharusnya digunakan untuk manusia sebagai diaplikasikan juga untuk nonmanusia, sementara pada struktur maknawinya, yakni struktur semantis, kata-kata kerja tertentu yang merupakan kata kerja untuk manusia karena unsur maknanya mengandung kesadaran sebagai salah satu atribut khas manusia, konsep ini ditunjukkan juga oleh pengaplikasian kata kerja seperti itu untuk nonmanusia. Kedua struktur tersebut bersifat saling melengkapi dalam menunjukkan bahwa kategori person al-Quran bersifat animistik. Selain itu, tulisan ini, lebih jauh, menunjukkan bahwa kategori person al-Quran juga bersifat teosentris, di samping animistik. Hal ini karena perlakuan makhluk-makhluk nonmanusia sebagai person di dalam al-Quran selalu dikaitkan dengan Tuhan. Keseluruhan ayat al-Quran yang dikaji, yang struktur harfiah dan maknawinya menunjukkan inklusivitas kategori person untuk nonmanusia, juga menunjukkan relasinya dengan Tuhan atau tema ketuhanan.

This paper aims to analyze the concept of person in the Quran. It is conducted by examining Arabic as well as some Quranic verses that indicate such category of person. Arabic as the language of Quran recognizes the category as referring solely to human beings. However, some verses in Quran show that the category does not exclusively refer to human beings. Those verses can be grouped into two divisions, one that indicates the category in morphological level, the other in semantic level. Based on those two types of verses, it is argued that the category of person in Quran is characterized as animistic, in a sense that it refers not only to human beings but also to other entities.

Kata Kunci : Person, Animisme, Struktur Morfologis, Struktur Semantis, Teosentris

  1. S2-2019-419945-abstract.pdf  
  2. S2-2019-419945-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-419945-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-419945-title.pdf