Laporkan Masalah

Kapasitas Badan Usaha Milik Desa dalam Pengelolaan Potensi Desa ( Studi kasus pada BUMDes Tirta Mandiri dalam Pengelolaan Wisata Air Umbul Ponggok, Klaten)

YUNITA DYNA TANIA, Dr.Ratminto,M.Pol.Admin.

2019 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK

Badan Usaha Milik Desa merupakan institusi sosial maupun institusi ekonomi yang ada di dalam masyarakat. Harapan dengan didirikannya BUMDes dalam suatu desa, yaitu agar dapat menjadi lembaga yang dapat bertanggung jawab dalam mengelola potensi yang ada di daerahnya. Hal tersebut karena BUMDes merupakan suatu organisasi yang di bentuk dengan melihat kondisi serta potensi dari suatu daerah berdasarkan adanya kesepakatan bersama dari masyarakat. Penelitian ini akan membahas tentang kapasitas organisasi Badan Usaha Milik Desa Tirta Mandiri. Kapasitas organisasi tidak hanya berbicara tentang bagaimana kemampuan individu tetapi juga tentang bagaimana suatu organisasi tersebut mampu untuk mengalokasikan sumber daya yang dia miliki menjadi suatu manfaat tidak hanya bagi organisasi tersebut tetapi juga memiliki dampak bagi masyarakat sekitar. Dalam hal ini, peneliti melihat kapasitas organisasi dari BUMDes Tirta Mandiri yang terbagi atas pengembangan organisasi dan pengembangan program. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan organisasi dalam hal ini seperti manajemen finansial dari BUMDEs sudah berjalan memenuhi standar. Selain itu, pengembangan SDM yang mencakup penerimaan tenaga kerja, mengenai kepengurusan BUMDes diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) BUMDes Desa Ponggok Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten. Ketersediaan dan penggunaan IT, sarana dan prasarana untuk menunjang kapasitas sebagai fasilitas yang mendukung sangat dimanfaatkan BUMDes dalam membantu mengontrol maupun mengembangkan BUMDes. Dalam hal ini contohnya adalah penggunaan WhatsApp dalam pengontrolan kinerja harian dari masing-masing unit usaha BUMDes. Laporan harian yang diberikan pagi dan sore hari. Pengembangan program yang didasarkan dengan melihat potensi dan masalah dari Desa Ponggok sudah menemukan jalan keluar. Dalam arti adalah, pemerintah maupun BUMDes melihat potensi sumber daya air yang melimpah sehingga membuat desain program yang sesuai dengan potensi yang dimiliki. Selain itu, perencanaan – perencanaan pengembangan usaha yang terpadu dengan didasarkan pada perencanaan pengembangan kawasan potensial di Desa Ponggok Sehingga desain program yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan sumber daya air yang melimpah menjadi wisata air yang berbeda.

Village-Owned Enterprise are social institutions and economic institutions that exist in the community. Hope with the establishment of BUMDes in a village, (The establishment of BUMDes hopefully) to become an institution that can be responsible in managing the potential that exists in the area. That is because BUMDes is an organization formed by looking at the conditions and potential of an area based on mutual agreement from the community. This study will discuss the organizational capacity of Tirta Mandiri Owned Enterprise. Organizational capacity is not only talking about how an individual's abilities are, but also about how an organization can allocate its resources into benefits not only for the organization but also has an impact on the surrounding community. In this case, researchers see the organizational capacity of BUMDes Tirta Mandiri, which is divided into organizational development and program development. The results showed that organizational development in this case, such as financial management of BUMDEs, was already running to meet standards. Besides, the development of human resources that includes recruitment of employees, regarding the management of BUMDes is regulated in the BUMDes Household Budget (ART) of Ponggok Village, Polanharjo District, Klaten Regency. The availability and the use of IT, facilities and infrastructure are to support capacity as supporting facilities are greatly utilized by BUMDes to help control and develop BUMDes. In this case, the example is the use of WhatsApp in controlling the daily performance of each BUMDes business unit. Daily reports are given morning and evening. The development of programs based on seeing the potential and problems of Ponggok Village has found a way out. In a sense, the government and BUMDes see the potential of abundant water resources, therefore, they make program designs which are suitable with their potential. Besides, integrated business development plans are based on planning for the development of potential areas in Ponggok Village, therefore, the design of the program carried out is to utilize abundant water resources into different water tourism.

Kata Kunci : BUMDes, Kapasitas Organisasi

  1. S2-2019-392603-abstract.pdf  
  2. S2-2019-392603-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-392603-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-392603-title.pdf