Laporkan Masalah

PENGARUH INSENTIF DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KREATIF

SARIYATUL ILYANA, Prof. Mahfud Sholihin, Ph.D.

2019 | Tesis | MAGISTER SAINS AKUNTANSI

Penelitian ini menginvestigasi jenis insentif dan gaya kepemimpinan apa yang mampu menghasilkan kinerja kreatif lebih tinggi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan eksperimen 2x2 between subject dengan dua perlakuan insentif (turnamen dan pengakuan) serta dua perlakuan gaya kepemimpinan (direktif dan memberdayakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara insentif turnamen dengan insentif pengakuan dalam mempengaruhi kinerja kreatif. Konsisten dengan hasil penelitian Lourenco (2016) bahwa insentif yang bersifat moneter (termasuk turnamen) dan pengakuan bersifat substitutif. Selanjutnya, gaya kepemimpinan memberdayakan secara signifikan mampu menghasilkan kinerja kreatif yang lebih tinggi daripada gaya kepemimpinan direktif. Hasil interaksi antara insentif dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja kreatif tidak signifikan. Namun, hasil interaksi ini menunjukkan bahwa pada kondisi adanya insentif turnamen, gaya kepemimpinan memberdayakan mampu menghasilkan kinerja kreatif yang lebih tinggi daripada gaya kepemimpinan direktif. Pada kondisi gaya kepemimpinan memberdayakan, insentif turnamen dan insentif pengakuan tidak berbeda secara signifikan dalam mempengaruhi kinerja kreatif. penelitian ini memberikan implikasi pada perusahaan bahwa perusahaan dapat menggunakan insentif turnamen ataupun insentif pengakuan dalam mendorong kinerja kreatif. Selain itu, pemimpin perusahaan juga dapat terinspirasi untuk menerapkan gaya kepemimpinan yang mampu menstimulus kinerja kreatif sehingga karyawan mampu menghasilkan kinerja yang lebih tinggi

This study investigates what kind of incentives and leadership style that able to produce higher creative performance. This study was conducted using experimental research 2x2 between subjects with two incentive treatments (tournament and recognition) and two leadership style treatments (directive and empowering). The results show that there was no significant difference between tournament and recognition in influencing creative performance. Consistent with Lourenco (2016), monetary incentives (including tournaments) and recognition are substitutive. Furthermore, the empowering leadership style lead to greater creative performance than the directive style. The interaction effects was not significant. However, the result indicate that in conditions of tournament incentives, empowering leadership able to produce higher creative performance than the directive leadership. This study discuss the implication of the findings for management accounting research and managerial practices.

Kata Kunci : kinerja kreatif, insentif, gaya kepemimpinan

  1. S2-2019-422004-abstract.pdf  
  2. S2-2019-422004-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-422004-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-422004-title.pdf