PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL EFFICIENCYRATIO TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN
YONATAN A PRASETYO, Abdul Halim, Prof., Dr., M.B.A., Ak., CA.
2019 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Pada era knowledge-based economy seperti saat ini, peranan intellectual capital menjadi semakin penting dalam proses penciptaan nilai perusahaan. Intellectual capital mulai menggeser aset-aset berbentuk fisik sebagai aset strategis yang berguna untuk menciptakan keunggulan kompetitif. Namun model akuntansi yang ada saat ini tidak dapat menyajikan informasi bagaimana perusahaan-perusahaan mengelola intellectual capitalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efisiensi pengelolaan intellectual capital terhadap kinerja perusahaan. Penelitian ini menggunakan intellectual capital efficiency ratio yang dikembangkan oleh Urbanek (2016) sebagai pengukuran intellectual capital. Kinerja perusahaan diukur dengan menggunakan dua proxy yaitu return on equity dan market-to-book value ratio. Penelitian ini juga menggunakan dua variable kontrol yaitu ukuran perusahaan dan leverage ratio. Sampel yang digunakan adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI selama periode 2014 – 2017 dan memiliki laporan keuangan yang dapat diakses. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah Mann Whitney test untuk menguji perbedaan tingkat intellectual capital pada perusahaan yang secara global diklasifikasikan memiliki intensitas intellectual capital yang tinggi dan yang rendah, serta regresi linier berganda untuk menguji pengaruh intellectual capital efficiency ratio terhadap kinerja perusahaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa memang terdapat perbedaan tingkat intellectual capital atas perusahaan-perusahaan yang digolongkan memiliki intensitas intellectual capital yang tinggi dan yang rendah. Penelitian ini juga membuktikan bahwa di Indonesia, intellectual capital efficiency ratio berpengaruh positif terhadap kedua proxy kinerja perusahaan.
In this knowledge-based economy, the role of intellectual capital has increased in the value creation process of the company. Intellectual capital started to shift tangible assets as strategic asset which important to generate competitive advantage. However, current accounting models are unable to present the information regarding how companies manage their intellectual capital. This study aims to analyze the impact of intellectual capital efficiency on company performance. This study used intellectual capital efficiency ratio which developed by Urbanek (2016) as measurement of intellectual capital. Company performance measured using two proxies which are return on equity and marketto-book value ratio. This study also used two control variables which are company size and leverage ratio. The sample used in this study is manufacturing companies listed in BEI during 2014 – 2017 and provide accessible financial statement. The analysis used in this study are Mann Whitney test to examine the different level of companies intellectual capital which globally classified to have high and low intellectual capital intensity, also multiple linear regression to test the impact of intellectual capital efficiency ratio on company performance. The result of this study shows that there are differences of intellectual capital level between companies which classified to have high and low level of intellectual capital. This study also proof that in Indonesia, intellectual capital efficiency ratio have a positive impact on both proxies of company performance.
Kata Kunci : intellectual capital, intellectual capital efficiency ratio, return on equity, market-to-book value ratio.