PENGARUH ORIENTASI EKONOMI DAN KESADARAN LINGKUNGAN TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN RENDEMEN TEBU PETANI MITRA PG WONOLANGAN
UNGKI PRABOWO PUTRA, Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc. ; Dr. Ir. Lestari Rahayu Waluyati, M.P.
2019 | Tesis | Magister Manajemen AgribisnisTujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui orientasi ekonomi, kesadaran lingkungan, produktivitas, rendemen dan pendapatan usahatani tebu; (2) mengetahui pengaruh orientasi ekonomi dan kesadaran lingkungan terhadap produktivitas tebu petani mitra; (3) mengetahui pengaruh orientasi ekonomi dan kesadaran lingkungan terhadap rendemen tebu petani mitra; (4) mengetahui hubungan antara rendemen, produktivitas dan pendapatan tebu petani mitra. Penelitian ini telah dilaksanakan pada petani tebu mitra Pabrik Gula Wonolangan di Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Pengambilan data penelitian dilakukan pada bulan Juni sampai Juli 2019. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Selain itu metode yang digunakan untuk menjawab tujuan penelitian adalah skala likert, analisis pendapatan, analisis regresi berganda dan korelasi parsial. Untuk mengetahui orientasi ekonomi, kesadaran lingkungan, produktivitas, rendemen dan pendapatan usahatani tebu menggunakan skala likert dan analisis pendapatan. Dari hasil penelitian sebanyak 65,69% petani memiliki orientasi ekonomi tinggi, sebanyak 50% petani memiliki kesadaran lingkungan tinggi, produktivitas rata-rata sebesar 760 kuintal/hektar, rata-rata rendemen petani sebesar 7,9%, pendapatan petani yang melakukan bongkar ratoon Rp 13.136.000/hektar dan pendapatan petani yang melakukan keprasan Rp. 22.216.000/hektar. Berdasarkan analisis regresi berganda, terdapat pengaruh positif antara orientasi ekonomi, kesadaran lingkungan, pupuk Za, jumlah tenaga kerja terhadap produktivitas tebu petani, sedangkan varietas yang menghasilkan produktivitas tertinggi yaitu kombinasi antara PS 864 & Bulu Lawang dan untuk kepemilikan lahan dengan produktivitas tertinggi berada pada lahan sewa. Untuk persamaan rendemen terdapat pengaruh positif antara orientasi ekonomi, kesadaran lingkungan, pupuk Za, jumlah tenaga kerja terhadap rendemen tebu petani. Untuk jarak lahan ke pabrik gula memiliki pengaruh negatif terhadap rendemen, varietas yang menghasilkan rendemen tertinggi adalah PS 862 dan untuk kepemilikan lahan dengan rendemen tertinggi berada pada lahan sewa dan terdapat hubungan yang positif antara produktivitas, rendemen dan pendapatan.
The purpose of this study is to (1) determine the economic orientation, environmental awareness, productivity, rendemen and income of the sugar cane farming; (2) determine the effects of economic orientation and environmental awareness of farmers on sugarcane productivity; (3) determine the effects of economic orientation and environmental awareness of farmers on sugarcane rendemen; (4) find relationship between rendemen, productivity, and income of sugar cane farmers. This research has been carried out of farmers on sugar cane in Wonolangan Sugar Factory in Probolinggo Regency and Lumajang Regency, East Java. The research data were collected from June to July 2019. The basic method used in this research is descriptive method. In addition, the methods used to answer the research objectives are the Likert scale, income analysis, multiple regression analysis, and partial correlation. To determine the economic orientation, environmental awareness, productivity, rendemen and income of sugar cane farming uses a Likert scale and income analysis. From the results of the study as many as 65.69% of farmers have a high economic orientation, as many as 50% of farmers have high environmental awareness, the average productivity of 760 quintal/hectare, an average rendemen of farmers of 7.9%, income of farmers who do plant cane Rp. 13,136,000 / hectare and income of farmers who do ratoon cane Rp. 22,216,000 / hectare. Based on multiple regression analysis, there is a positive influence between economic orientation, environmental awareness, Za fertilizer, total labors on the productivity of sugar cane farmers, while the varieties that produce the highest productivity are a combination of PS 864 & Bulu Lawang and for land ownership with the highest productivity in the land rent. For the rendemen equation, there is a positive influence between economic orientation, environmental awareness, Za fertilizer, total labors on the rendemen of farmers sugarcane. For the distance of land to the sugar factory has a negative effect on rendemen, the variety that produces the highest rendemen is PS 862 and for land ownership with the highest rendemen is in the leased land and there is a positive relationship between productivity, rendemen, and income.
Kata Kunci : Economic orientation, environmental awareness, productivity, rendemen, income