Dinamika Populasi Ikan Osteochilus vittatus (Valenciennes, 1842) dan Rasbora spp. di Sungai Banjaran, Banyumas, Jawa Tengah
MONIK SRIWIJAYANTI, Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto. S.U. ; Dr.rer.nat. W. Lestari, M.Sc.
2019 | Tesis | MAGISTER BIOLOGISungai Banjaran mendapat masukan limbah organik dari berbagai aktifitas penduduk di sekitarnya. Masukkan limbah ini berpengaruh terhadap kehidupan organisme didalamnya termasuk Ikan Nilem (O. vittatus) dan Ikan Lunjar (R. argyrotaenia dan R. lateristriata). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dinamika populasi Ikan Nilem dan Ikan Lunjar di Sungai Banjaran pada tahun 2013 dan 2018 serta mempelajari hubungan antara kondisi perairan Sungai Banjaran dengan dinamika populasi Ikan Nilem dan Ikan Lunjar pada tahun 2013 dan 2018. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel Purposive Random Sampling. Hasil penelitian menunjukan pada tahun 2013 diperoleh ikan Nilem sebanyak 81 individu dan ikan Lunjar sebanyak 79 individu, sedangkan pada tahun 2018 didapatkan Ikan Nilem sebanyak 55 individu dan Ikan Lunjar sebanyak 24 individu. Kemelimpahan Ikan paling banyak pada tahun 2013, Ikan Nilem ditemukan pada stasiun 3 (22 individu) dan tahun 2018 pada stasiun 3 (21 individu), sedangkan Ikan Lunjar pada tahun 2013 stasiun 1 (32 individu), dan tahun 2018 kemelimpahan paling banyak pada stasiun 2 (10 individu). Ikan Nilem pada kedua tahun tersebut memiliki pola pertumbuhan yang sama yaitu Allometrik negatif. Namun Ikan Lunjar tahun 2013 dengan pola pertumbuhan Allometrik negatif dan pada tahun 2018 dengan pola pertumbuhan Allometrik positif. Populasi Ikan Nilem dan Ikan Lunjar pada tahun 2013 dan 2018 di dominasi oleh ikan juvenil. Ikan Nilem sebanyak 21 dan 20 individu sementara Ikan Lunjar 46 dan 10 individu. Ikan Nilem pada tahun 2013 dan 2018 mengalami mortalitas alami sedangkan Ikan Lunjar tahun 2013 mengalami over ekploitasi dan tahun 2018 mengalami mortalitas alami. Hasil analisis komponen PCA menunjukan bahwa DO, BOD, dan COD merupakan faktor penentu kemelimpahan Ikan Nilem dan Ikan Lunjar.
Banjaran River gets organic waste input from various activities of it's surrounding population. This waste input has the effect on the life of the organism in it including O. vittatus, R. argyrotaenia, and R. lateristriata. The purpose of this research is to analyze Nilem Fish and Lunjar Fish population dynamics in Banjaran River in 2013 and 2018 and also to learn the relationship between water condition of Banjar River with Nilem Fish and Lunjar Fish population dynamics in 2013 and 2018. The result shows that 81 individuals of Ostechilus and 79 individuals of Rasbora were captured in 2013. Meanwhile, 55 individual of Osteochilus and 24 of Rasbora were captured in 2018. The most abundance of Osteochilus in 2013 were 35 individuals and 21 individuals in 2018. The most abundance of Rasbora was 32 individual in site 1 (2013), and ten individuals in site 2 in 2018. The growth patterns of Ostechilus in 2013 and 2018 were a negative Allometric. However, Rasbora with a negative Allometric (2013) and a positive Allometric (2018). Juvenile-aged fish dominated both populations in 2013 and 2018 with 21 and 20 individuals respectively, meanwhile, Rasbora with 46 and ten individuals respectively. Mortality of Osteochilus in 2013 and 2018 is natural mortality. However, mortality of Rasbora in 2013 is caused by catching and in 2018 by natural mortality. The results of the PCA proofed that DO, BOD, and COD were the most important determinants to the Ostechilus and Rasbora populations.
Kata Kunci : population dynamic, exploitation, Osteochilus, Rasbora