HUBUNGAN KARAKTERISTIK WISATAWAN DENGAN PERSEPSI KESESAKAN YANG DIRASAKAN KETIKA BERWISATA DI SITUS TAMANSARI YOGYAKARTA
Retno Wiji Rakhmawati, Dr. Wiwik Sushartami, M.A.
2019 | Skripsi | S1 PARIWISATASitus Tamansari merupakan salah satu situs wisata yang terletak di dalam kawasan jeron beteng Kraton Yogyakarta. Situs wisata ini menjadi salah satu tujuan wisatawan yang selalu mengalami peningkatan jumlah pengunjung tiap tahunnya. Dampak yang dapat dirasakan dari hal tersebut adalah terbentuknya persepsi wisatawan terhadap kesesakan. Persepsi kesesakan ini kemudian menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kualitas pengalaman dan kepuasan wisatawan pada suatu destinasi. Karena sifatnya yang subjektif, persepsi kesesakan tiap wisatawan dipengaruhi oleh karakteristik personal dan kepentingan masing-masing individu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk merumuskan hubungan antara karakteristik wisatawan dengan persepsi kesesakan yang mereka rasakan ketika mengunjungi Situs Tamansari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik wisatawan dikategorikan berdasarkan aspek sosio-demografi, pola kunjungan dan aspek ekonomi mereka. Selanjutnya, diketahui pula bahwa 67% responden melaporkan bahwa mereka merasa sesak ketika mengunjungi Situs Tamansari. Dari analisis yang dilakukan terhadap hubungan antara karakteristik wisatawan dengan persepsi mereka terhadap kesesakan, diketahui bahwa berdasarkan aspek sosio-demografi, persepsi kesesakan berhubungan dengan asal daerah, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan wisatawan. Sementara itu, berdasarkan pola kunjungan wisatawan, persepsi kesesakan berhubungan dengan motivasi berkunjung, tingkat pengalaman, dan durasi kunjungan. Berdasarkan aspek ekonominya, diketahui pula bahwa pendapatan wisatawan berkaitan erat dengan persepsi mereka terhadap kesesakan.
Situs Tamansari is one of the tourist sites located within jeron beteng, Yogyakarta Palace. This tourist site become one of the tourist destination which always has increasing number of visitors annually. The effect that can be felt is the tourists' perception of crowding. This perception then become one of factors that can affect the tourists' experience and satisfaction quality of a tourism destination. Because of it's subjective nature, the perception of crowding is influenced by the personal characteristics and their own crowding perception. This study is a quantitative research with descriptive approach which aims to analyze the relationship between tourist's personal characteristics and their crowding perception while visiting Situs Tamansari. The result of this study indicates that tourist's characteristics can be determined based on their socio-demographic aspects, visitation patterns, and economic aspects. The study also indicates that 67% of the respondents perceived the destination as crowded. From the analysis on the relationship between tourist's characteristics and their perception of crowding, the result show that based on the socio-demographic aspects, tourist's perceived crowding is related to their place of origin, gender, and educational level. On the other hand, based in the visitation patterns, tourist's perceived crowding is related to the travel motivation, experience level, and the lenght of stay. Based on the economic aspects, the result show that tourist's income also closely related to tourist's perceived crowding.
Kata Kunci : persepsi kesesakan, karakteristik wisatawan, Situs Tamansari