Analisis Kinerja, Kemampuan Penetapan Waktu, dan Pemilihan Saham pada Reksa Dana Periode 2014 - 2018
YOAN FATIANA, Jogiyanto Hartono M., Prof., Dr., MBA., Ak., CMA., CA.
2019 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Reksa dana merupakan salah satu alternatif investasi yang menarik bagi investor baik di dalam maupun di luar negeri. Reksa dana merupakan instrumen investasi yang diminati karena memberikan kemudahan dan manfaat terutama bagi investor yang memiliki keterbatasan dalam hal pengetahuan pengelolaan portofolio, jumlah dana, dan waktu. Reksa dana juga memiliki keunggulan dalam hal diversifikasi, keberagaman produk, serta kemudahan dalam melakukan penjualan dan pembelian. Meskipun memiliki keunggulan dan dikelola secara professional, dalam pengambilan keputusan investasi pada instrumen reksa dana diperlukan suatu metode yang dapat mengukur kinerja reksa dana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja reksa dana saham dan mengevaluasi apakah reksa dana saham memiliki kemampuan penetapan waktu dan pemilihan saham. Metode Reward to Diversification (RDIV) digunakan untuk mengukur kinerja sedangkan model Treynor-Mazuy dan Henriksson-Merton digunakan untuk mengevaluasi kemampuan penetapan waktu dan pemilihan saham. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan basis data bulanan selama periode penelitian 1 Januari 2014 - Desember 2018 sehingga dihasilkan jumlah sampel sebanyak 104 sampel yang terdiri dari 88 reksa dana saham konvensional dan 16 reksa dana syariah. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara rata-rata baik reksa dana saham konvensional dan syariah memiliki nilai RDIV yang negatif. Secara individual, reksa dana dengan kinerja terbaik berdasarkan RDIV pada kategori reksa dana saham konvensional adalah Sucorinvest Equity Fund sedangkan pada kategori reksa dana saham syariah adalah Sucorinvest Sharia Equity Fund. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa berdasarkan model Treynor-Mazuy dan Henriksson-Merton, tidak terdapat reksa dana saham konvensional maupun syariah yang secara meyakinkan memiliki kemampuan penetapan waktu dan pemilihan saham sekaligus. Secara individual, Reksa Dana Lautandhana Equity Progresif secara meyakinkan memiliki kemampuan penetapan waktu apabila diukur dengan model Treynor-Mazuy.
Mutual funds is one of the attractive investment alternatives for investor. Mutual funds is investment instrument that is in demand because it provides convenience and benefits, especially for investors who are have limitations in terms of portfolio management knowledge, amount of funds and time. Mutual funds also has advantage in terms of diversification, product diversification as well as ease in making sales and purchases. Although it has a lot of advantages and is professionally managed, methods to measure mutual fund performance are needed to support investment decision making. This study aims to analyze mutual funds' performance and evaluate their ability in terms of market timing and stock selectivity. Reward to Diversification (RDIV) method is used to measure mutual funds performance while Treynor-Mazuy and Henriksson-Merton methods are used to evaluate market timing and stock selectivity abilities. This study uses purposive sampling methods with monthly data basis on January 1st 2014 until December 31st 2018 and it results 104 samples which consist of 88 conventional and 16 sharia mutual funds. The results of this study show that on average both conventional and sharia equity funds have negative RDIV. Individually, the best performance based on RDIV in the conventional fund's category is Sucorinvest Equity Fund while in the sharia equity funds category is Sucorinvest Sharia Equity Fund. The results also show that based on Treynor-Mazuy and Henriksson-Merton models, neither conventional nor sharia equity funds have decisively market timing and stock selectivity at once. Individually, Reksa Dana Lautandhana Equity Progresif has market timing ability decisively based on Treynor-Mazuy model.
Kata Kunci : reksa dana, diversifikasi risiko, Reward to Diversification (RDIV), penetapan waktu, pemilihan saham.