PENGARUH DOSIS RADIASI SINAR GAMMA TERHADAP KADAR TRANSFORMING GROWTH FACTOR BETA PADA STERILISASI FREEZE-DRIED HOMOLOGOUS PLATELET-RICH PLASMA
WIWIN WINDA . K., drg. Kwartarini Murdiastuti, Sp.Perio(K), Ph.D;drg. Sri Pramestri Lastianny, M.S, Sp.Perio(K)
2019 | Tesis | MAGISTER ILMU KEDOKTERAN GIGI KLINISTerapi periodontal berbahan Platelet-Rich Plasma (PRP) yang digunakan saat ini menggunakan darah pasien sendiri, tetapi sumber tiap individu berbeda, mengakibatkan bioaktivitas growth factor bervariasi, dikembangkanlah Homologous PRP(H-PRP). Tidak semua pasien dapat diambil darahnya, seperti pasien yang memiliki kelainan atau kekurangan fungsi platelet sehingga hasil tidak maksimal. Pembuatan PRP kompleks dan lama, sulit digunakan saat emergency dan waktu simpan pendek. Pengembangan H-PRP dengan menggunakan metode Freeze-dried PRP (FD-PRP) dapat mempersingkat proses, waktu penyimpanan lebih lama dan dapat mempertahankan kadar growth factor setara dengan fresh PRP. Dibutuhkan metode untuk mensterilkan FD-PRP sebelum digunakan pada manusia. Sterilisasi radiasi sinar-gamma merupakan metode sterilisasi terminal yang digunakan pada jaringan yang telah di FD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dosis radiasi sinar-gamma terhadap kadar transforming growth factor-beta pada sterilisasi freeze-dried homologous platelet-rich plasma. Pada penelitian digunakan 60 sampel FD-H-PRP dari Palang Merah Indonesia (PMI), dengan gol O dibagi menjadi 6 kelompok dengan pemberian dosis radiasi sinar-gamma (cobalt-60) 0,5,10,15, 20, 25 KGy untuk sterilisasi selanjutnya diukur kadar TGF-beta dengan uji ELISA. Hasil penelitian (p<0,05), kadar TGF-beta menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan bertambahnya dosis sinar-gamma, dikarenakan sifat TGF-beta yang memodulasi kelangsungan hidup sel dan memiliki resistensi terhadap radiasi sinar-gamma dosis tinggi, serta melindungi sel dari kerusakan DNA akibat radiasi sinar-gamma. Kesimpulan penelitian adalah, dosis radiasi sinar-gamma berpengaruh menaikkan kadar Transforming growth factor-beta pada sterilisasi freeze-dried homologous platelet-rich plasma dan dosis optimal pada penelitian ini adalah 20-25 KGy.
Currently, Periodontal therapy from Platelet-Rich Plasma (PRP) using blood from the patient himself, the source of each individual is different, resulting in varying growth factor bioactivity, so homologous PRP (H-PRP) developed. Some patients have abnormalities or lack of platelet function, so the results not optimal. Making PRP is complex and lengthy, challenging to use during emergencies and short shelf life. The development of H-PRP using the Freeze-dried PRP (FD-PRP) method can shorten the process, retain longer storage time and maintain growth factor levels equivalent to fresh PRP. Before using it to human, sterilization needed, Gamma-irradiation sterilization is terminal sterilization used on tissue that has been FD. The purpose of this study was to determine the effect of Gamma-irradiation doses on the levels of transforming growth factor-beta on freeze-dried homologous platelet-rich plasma sterilization. This study 60 samples of FD-H-PRP from Palang Merah Indonesia used with O blood type, divided into 6 groups and given varies dose of gamma-irradiation (cobalt-60) 0,5,10,15, 20, 25 KGy for sterilization then the levels of TGF-beta being measured using ELISA test Results showed that TGF-beta levels experienced a significant difference with increasing Gamma-irradiation doses. It's due to the nature of TGF-beta which modulates cell survival and has resistance to high-dose radiation also protecting cells from DNA damage due to Gamma-irradiation on freeze-dried homologous platelet-rich plasma sterilization and the best doses in this research is 20-25 KGy.
Kata Kunci : Freeze-Dried Homologous PRP, radiasi sinar-Gamma, TGF-Beta, dosis sinar-Gamma.