Analisis Yuridis Terhadap Kesempatan Kerja Berdasarkan Asas Adil dan Merata Bagi Tenaga Kerja Asli Papua Pada Mal DI Kota Jayapura Provinsi Papua
HUBERTUS S B S WENDO, Murti Pramuwardani Dewi
2019 | Tesis | MAGISTER ILMU HUKUMANALISIS YURIDIS TERHADAP KESEMPATAN KERJA BERDASARKAN ASAS ADIL DAN MERATA BAGI TENAGA KERJA ASLI PAPUA PADA MAL DI KOTA JAYAPURA PROVINSI PAPUA Oleh: Hubertus Sikstus Basa Sare Wendo dan Murti Pramuwardani Dewi INTISARI Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis jumlah tenaga kerja asli Papua yang bekerja pada mal di Kota Jayapura yang belum memenuhi kuota sekurang-kurangnya 70% (tujuh puluh persen) sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Provinsi Papua tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, serta upaya Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura maupun Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua untuk menanggulangi atau meningkatkan jumlah tenaga kerja asli Papua dalam setiap badan usaha yang ada terutama pada mal yang berada di wilayah kota Jayapura Provinsi Papua. Jenis penelitian yang digunakan bersifat normatif empiris. Penelitian hukum normatif empiris dilakukan untuk mendapatkan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dengan studi dokumen dan empiris untuk memperoleh data primer dari wawancara kepada responden dan narasumber dengan alat pedoman wawancara. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisa secara kualitatif. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa jumlah tenaga kerja asli Papua belum mampu memenuhi kuota 70% (tujuh puluh persen) yang disebabkan: 1). Sedikitnya tenaga kerja asli papua yang mendaftar; 2). Ketidaksesuaian pekerjaan yang diinginkan; 3). Ketidaksiapan tenaga kerja asli Papua untuk bekerja; 4). Belum mampu mengikuti aturan kerja; 5). Pendidikan dan/atau keahlian belum memenuhi standar yang dibutuhkan; 6). Sikap dan/atau budaya tenaga kerja asli Papua; 7). Membandingkan pendapatan yang diperoleh dengan pendapatan PNS; 8). Ketidakpercayaan diri sebagai karyawan mal. Upaya yang telah dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Papua serta Balai Latihan Kerja Provinsi Papua berupa pelatihan kerja, yaitu: latihan mengemudi, latihan dasar-dasar komputer, latihan tata rias, latihan pembudidayaan jamur, latihan pembuatan keramba ikan, latihan tekhnologi tepat guna, latihan perhotelan kejuruan las, kejuruan otomotif, kejuruan mesin produktif, kejuruan instalasi penerangan/pendingin, kejuruan elektronika, kejuruan bangunan/konstruksi dan kayu, kejuruan mebeler, garmen aparel, kejuruan perhotelan, kejuruan operator dan tekhnisi komputer.
JURIDICAL ANALYSIS OF EMPLOYMENT OPPORTUNITIES BASED ON FAIR AND EQUITABLE PRINCIPLES FOR INDIGENOUS PAPUAN WORKES IN MALLS IN JAYAPURA CITY PAPUA PROVINCE Created by: Hubertus Sikstus Basa Sare Wendo dan Murti Pramuwardani Dewi ABSTRACT The purpose of this study is to study and analyze the number of indigenous Papuan workers working in malls in Jayapura City that have not met the quota of at least 70% (seventy percent) as stipulated in the Papua Provincial Government Regulation on Manpower Organization, and also the City Manpower Office Jayapura or the Papua Provincial Manpower Office to deal with or increase the number of indigenous Papuan workers for each business entity in the city within the Jayapura city area of the Papua Province. This type of research used is empirical normative. Empirical normative legal research is conducted to obtain primary, secondary, and tertiary legal material with document and empirical studies to obtain primary data from interview with respondents and informants using interview guide tools. Then the data collected is analyzed qualitatively. Conclusions based on the results of research and discussion that the number of indigenous Papuan workers have not been able to meet the quota of 70% (seventy percent) caused: 1). At least native Papuan workers registered; 2). Incompatibility of desired work; 3). Unpreparedness of native Papuan workers to work; 4). Not able to follow work rules; 5). Education and/or expertise does not meet the required standards; 6). Attitudes and/or culture of indigenous Papuan workers; 7). Comparing the income earned with the income of civil servants; 8). Insecurity as a mall employee. Efforts that have been made by the Department of Manpower and the Department of Manpower of the Province of Papua as well as the Provincial Training Center for Work in the form of work training, namely: driving training, computer basics training, cosmetology training, mushroom cultivation training, training in making fish cages, training in appropriate technology, vocational welding training hospitality, automotive vocational, vocational productive machinery, lighting/cooling installation vocational, electronic vocational, building/construction and wood vocational, furniture vocational, apparel garment, hospitality vocational, hospitality vocational operator and computer technician.
Kata Kunci : Kesempatan Kerja, Asas Adil dan Merata, Tenaga Kerja Asli Papua/Job Opportunities, Fair and Equitable Principles, Original Papuan Workers