Pengaruh konsentrasi zat pengatur tumbuh dan berbagai komposisi media tanam kokopit pada stek pucuk karet (Hevea brasiliensis Mull. Arg)
Edwin Pradana, Ir. Rohlan Rogomulyo, M.P.
2019 | Skripsi | S1 AGRONOMIKeterbatasan bibit batang bawah karet sepanjang tahun terkendala oleh musim biji yang hanya terjadi setahun sekali. Stek pucuk merupakan upaya dalam memperbanyak bibit menjadi bahan tanam yang memiliki kualitas akar yang baik. Auksin eksogen dengan bahan aktif NAA dan IBA diberikan sebagai perangsang primordia akar pada stek. Komposisi kokopit juga ditakar sebagai media yang cocok bagi perkembangan akar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ada tidaknya interaksi antara konsentrasi campuran NAA dan IBA dengan komposisi media tanam kokopit yang mampu meningkatkan pertumbuhan stek pucuk karet dan juga menentukan kombinasi perlakuan konsentrasi campuran NAA dan IBA dengan komposisi media tanam kokopit yang tepat dalam meningkatkan keberhasilan stek pucuk karet. Penelitian dilakukan di Balai Penelitian Getas pada bulan Februari 2018 sampai Juli 2018. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap faktorial dua faktor yaitu faktor konsentrasi campuran NAA dan IBA dari 0, 250, 500, dan 750 ppm dengan faktor komposisi media tanam kokopit, antara lain kokopit murni, kokopit + arang sekam (1:1), dan kokopit + arang sekam (2:1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara konsentrasi campuran NAA dan IBA dengan komposisi media tanam berbeda. Penambahan konsentrasi campuran NAA dan IBA tidak memberikan perbedaan signifikan pada pertumbuhan stek pucuk karet. Penambahan komposisi media arang sekam pada kokopit memberi kecenderungan menghambat pertimbuhan stek pucuk karet.
Limitation of seed that depends on climate is the main problem of Hevea brasiliensis rootstocks availability. Tip cutting is an alternative propagation to propagate seedling with good quality of rooting. Exogenous auxin that contains NAA and IBA mixture added to stimulate root primordial on cuttings. Furthermore, cocopeat composition also measured to detect the most suitable growth media of root development. The research�s purposes are analysing interaction between NAA and IBA mixture concentration with cocopeat composition which appropriate to increase rootings capability and determining perfect combinations of differences NAA and IBA mixture concentration with cocopeat composition that fit to increase root initiation on tip cuttings. The research held in Getas Research Station on February until July 2019. This research was arranged with factorial randomized block design with two factors, they are NAA and IBA mixture concentration from 0, 250, 500, 750 ppms and cocopeat composition factors, those are pure cocopeat, cocopeat + burned rice husk combination (1:1), cocopeat + burned rice husk combination (2:1). The results showed no interaction between NAA and IBA mixture concentration with cocopeat composition. Addition of NAA and IBA mixture concentration from 0, 250, 500, 750 ppms do not give significance different on Hevea tip cuttings growth. The addition of burned husk rice on cocopeat composition are inhibits Hevea tip cuttings growth.
Kata Kunci : akar, auksin, karet, kokopit, stek