Laporkan Masalah

Aplikasi Daminozide dalam Upaya Pembentukan Tanaman Hias Pot Kenikir (Cosmos sulphureus Cav.)

Toni Dwi Saputra, Dr. Ir. Aziz Purwantoro, M.Sc.

2019 | Skripsi | S1 AGRONOMI

Tanaman kenikir memiliki banyak manfaat serta potensi untuk dikembangkan, salah satunya sebagai tanaman hias. Tingginya tanaman yang mencapai 1 meter dan terlihat sangat rimbun, berakibat terhambatnya upaya pengembangan kenikir sebagai tanaman hias pot. Oleh karena itu, perlu dilakukan modifikasi dalam budidaya tanaman kenikir untuk memendekkan tinggi tanaman tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan zat pengatur tumbuh tanaman atau retardan. Penelitian bertujuan untuk menentukan metode aplikasi daminozide yang tepat dalam upaya pembentukan tanaman hias pot kenikir yang dilaksanakan pada bulan April – Agustus 2019 di Kebun Tridharma Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Mengunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) satu faktor dengan perlakuan penyemprotan daminozide 0 ppm (D1), 500 ppm (D2), 1000 ppm (D3), 1500 ppm (D4) dan perendaman benih + penyemprotan daminozide 1500 ppm (D5) yang diulang sebanyak tiga kali. Data hasil pengamatan dianalisis varian (ANOVA) dan uji kontras ortogonal dengan tingkat kepercayaan 95%. Apabila perlakuan menunjukkan pengaruh yang nyata dilanjutkan dengan uji lanjut Tukey. Hasil penelitian menunjukan adanya penghambatan tinggi tanaman karena aplikasi daminozide. Perlakuan perendaman benih + penyemprotan daminozide 1500 ppm menghasilkan keragaan tanaman paling rendah dengan tinggi tanaman 35,5 cm, tanpa mempengaruhi jumlah daun, luas daun, diameter batang, jumlah cabang, jumlah nodus, diameter tangkai, total bunga, dan diameter bunga yang dihasilkan oleh tanaman dengan panjang tangkai yang lebih pendek dan periode berbunga 13 hari lebih lama dibandingakan dengan kontrol. Sehingga sudah cocok jika dijadikan sebagai tanaman hias pot.

Cosmos plants have many benefits and are potential to be developed as an ornamental crop. The height of the plant reaches 1-meter and exceedingly dense, so it is hampering the attempt to develop the plants as potted-ornamental crops. Therefore, it is necessary to perform modifications in the cultivation of cosmos plants in order to shorten the plants’ height. One method which can be conducted is by using plant growth regulators or retardants. This research aimed to determine the proper daminozide application method to form cosmos potted-ornamental crops which was conducted in April to August 2019 at the Tridharma Garden, Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Using a one-factor Complete Randomized Block Design (RCBD) with 0 ppm (D1), 500 ppm (D2), 1000 ppm (D3), 1500 ppm (D4) daminozide spraying treatment, and seed submersion treatment + 1500 ppm daminozide spraying (D5) were repeated three times. Observed data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) and orthogonal contrast test with a confidence level of 95%. If the treatment represents a significant difference in effect, then analyzed using post-hoc test Tukey. The results showed an inhibition of plant height due to application of daminozide. Seed submersion treatment + spraying of 1500 ppm daminozide generated the lowest plant performance with a plant height of 35.5 cm, without affecting the number of leaves, leaf area, stem diameter, number of branches, number of nodes, diameter of flower stems, total flowers, and flower diameter generated by crops with shorter stem lengths and flowering periods of 13 days longer than controls. Thus, it is suitable if made as a potted-ornamental crop.

Kata Kunci : cosmos, daminozide, potted-ornamental, retardant

  1. S1-2019-381299-abstract.pdf  
  2. S1-2019-381299-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-381299-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-381299-title.pdf