Laporkan Masalah

ANALISIS PENANAMAN MODAL ASING LANGSUNG TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA

ARMANSYAH TANDIPAI, Prof Lincolin Arsyad, Ph.D

2019 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penanaman modal asing langsung terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia tahun 2010-2017. Alat analisis yang digunakan adalah regresi data panel pada 34 Provinsi tahun 2010-2017 di Indonesia. Sampel dalam penelitian ini adalah Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Kalimantan Timur. Model estimasi data panel yang digunakan adalah Fixed Effect dengan metode Heteroscedasticity Auto Correlation Spatial Correlation (HACSC) robust standard errors. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang diukur dengan skala 1-100, untuk variabel independennya adalah realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) langsung per kapita dalam satuan juta rupiah sedangkan untuk variabel kontrol yang digunakan adalah realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) langsung per kapita dalam satuan juta rupiah, indeks demokrasi yang diukur dengan skala 1-100, realisasi belanja fungsi pendidikan dalam satuan ratusan ribu rupiah dan realisasi belanja fungsi kesehatan dalam satuan ratusan ribu rupiah. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa realisasi penanaman modal asing langsung memiliki pengaruh positif signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia meskipun memiliki pengaruh yang lemah. Selain itu, adanya kebijakan pemerintah yang membatasi bidang usaha yang dapat dimasuki oleh investor asing telah meningkatkan indeks pembangunan manusia di Indonesia. Hasil lain dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh PMDN lebih tinggi dibandingkan pengaruh PMA terhadap pembangunan manusia.

This study aims to analyze the effect of foreign direct investment on human development index in Indonesia. The analytical tool used is panel data regression in 2010-2017 and 34 provinces in Indonesia. The samples in this study were DKI Jakarta Province, Banten Province, East Java Province, West Java Province and East Kalimantan Province. The panel data estimation model used is fixed effect using the Heteroscedasticity Auto Correlation Spatial Correlation (HACSC) robust standard errors method. The dependent variable in this study is the Human Development index (HDI) measured on a scale of 1-100, for the independent variable is the realization of Foreign Direct Investment (FDI) per capita in million rupiah while for the control variable is the realization of Domestic Direct Investment (DDI) per capita in units of millions of rupiah, democracy index measured on a scale of 1-100, public spending on education in units of hundreds million rupiah and public spending on health in units of hundreds million rupiah. The results of this study indicate that the realization of foreign direct investment has a significant positive effect on the human development index in Indonesia despite having a weak influence. In addition, the existence of government policies that limit the business sectors that can be entered by foreign investors has increased the human development index in Indonesia. Other results from this study indicate that the effect of DDI is higher than the effect of FDI on human development in Indonesia.

Kata Kunci : IPM, PMA, PMDN, Indeks Demokrasi, Belanja Fungsi Pendidikan, Belanja Fungsi Kesehatan.

  1. S2-2019-432485-abstract.pdf  
  2. S2-2019-432485-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-432485-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-432485-title.pdf