Laporkan Masalah

Pengaruh Penggunaan Bahan Litter yang Berbeda terhadap Histomorfologi Usus Halus Ayam Broiler

REVITA S HASIBUAN, Prof. Dr. Ir. Sri Harimurti, SU.;drh. Bambang Ariyadi, MP., Ph.D.

2019 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penggunaan bahan litter yang berbeda pada pemeliharaan ayam broiler terhadap histomorfologi usus halus ayam broiler umur 35 hari. Sebanyak 120 ekor ayam broiler strain Indian River jantan ditempatkan secara acak ke dalam lima kelompok perlakuan bahan litter berbeda, yaitu limbah penyulingan daun cengkeh (P1), kulit kacang tanah (P2), serutan kayu (P3), sekam padi (P4), dan limbah seduhan teh pada industri minuman teh (P5) dengan masing-masing ulangan sebanyak tiga kali. Data yang dikumpulkan berupa histomorfologi usus halus pada segmen duodenum, jejunum, dan ileum. Data yang didapatkan dianalisis dengan analisis variansi dari rancangan Acak Lengkap Pola Searah (Completely Randomize Design), kemudian dilanjutkan dengan uji beda menggunakan uji Duncan�s New Multiple Range Test (DMRT) dengan aplikasi SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang villi segmen duodenum, jejunum, dan ileum, kedalaman kripta segmen jejunum, dan perbandingan antara panjang villi dengan kedalaman kripta segmen jejunum dan ileum berbeda nyata (P<0,05) antar perlakuan. Panjang villi segmen duodenum, jejunum, dan ileum serta perbandingan antara panjang villi dengan kedalaman kripta segmen jejunum dan ileum pada P2 paling rendah, sedangkan P3 dan P5 paling tinggi dibandingkan dengan perlakuan lain. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perlakuan P3 dan P5 memberikan hasil histomorfologi usus halus ayam broiler yang paling baik dibandingkan perlakuan lain

This research was aimed to study the effects of various litter materials on intestinal histomorphology broiler chicken at 35 day of age. A total of 120 male Indian River broiler strains were randomly placed into five treatment groups of different litter materials, namely clove leaf distilling waste (P1), peanut shells (P2), wood shavings (P3), rice husk (P4), and tea waste from the tea beverage industry (P5) with three replications each group. Data were collected from histomorphology of the small intestine in the duodenum, jejunum, and ileum segments. The data obtained were analyzed by analysis of variance from the Completely Randomized Design andit was continued with different tests using Duncan's New Multiple Range Test (DMRT) with SPSS version 16.0. The results showed that the length of villi in the duodenum, jejunum and ileum segments, the crypt depth of the jejunum segment, and the ratio between the length of the villi with the crypt depth of the jejunum and ileum segments were significantly different (P <0.05) between treatments. The length of villi in the duodenum, jejunum and ileum segments and the ratio between the length of villi to the crypt depth of the jejunum and ileum segments at P2 were the lowest, while P3 and P5 are the highest compared to other treatments. Based on this study it can be concluded that P3 and P5 gives the best intestinal histomorphology of broiler chicken compared to other treatments.

Kata Kunci : Litter material, small intestinal histomorphology, broiler

  1. S1-2019-383807-abstract.pdf  
  2. S1-2019-383807-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-383807-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-383807-title.pdf