EQUITY MARKET TIMING DALAM STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN DI INDONESIA
LAITY QONITAH, Marwan Asri, Prof., M.B.A., Ph.D.,
2019 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Penelitian ini menguji apakah perusahaan non-keuangan di Indonesia mengikuti teori equity market timing dalam menentukan struktur modalnya. Berdasarkan equity market timing, perusahaan lebih menyukai untuk menerbitkan ekuitas ketika nilai pasarnya (atau harga sahamnya) relatif tinggi terhadap nilai buku dan membeli kembali ekuitas ketika nilai pasar (harga saham) rendah. Dalam melakukan pengujian ini, salah satu proksi yang dapat digunakan untuk mengukur equity market timing adalah market-to-book ratio. Sedangkan struktur modal dapat diukur dengan leverage. Perusahaan yang dijadikan sampel pada penelitian ini adalah perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2018. Prosedur pemilihan sampel diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling dengan total perusahaan 292 perusahaan. Data ini dianalisis menggunakan panel data regression. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa market-to-book ratio berpengaruh negatif terhadap leverage. Artinya perusahaan non-keuangan di Indonesia mengikuti teori equity market timing dalam menentukan struktur modalnya
This research examines whether non-financial companies in Indonesia follow the equity market timing theory in determining their capital structure. Based on equity market timing, a company prefers to issue equity when its market value (or stock price) is relatively high towards book value and repurchases equity when market value (stock price) is low. In conducting this test, one proxy that can be used to measure equity market timing is the market-to-book ratio. While the capital structure can be measured by leverage. The companies sampled in this research were non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2014-2018. The sample selection procedure was obtained using a purposive sampling method with a total of 292 companies. This data was analyzed using panel data regression. The results of this study indicate that the market-to-book ratio has a negative effect on leverage. This means that non-financial companies in Indonesia follow the equity market timing theory in determining their capital structure.
Kata Kunci : equity market timing, struktur modal, market-to-book ratio, leverage.