Laporkan Masalah

Evaluasi Penggunaan Antibiotik Empirik Terhadap Outcome Klinik dan Gambaran Antibiogram pada Pasien ISPA di Puskesmas Jetis Yogyakarta

KRIS KURNIAWAN, dr. Titik Nuryastuti, M.Si., Sp.MK (K)., Ph.D; Dr. Ika Puspita Sari, M.Si., Apt.

2019 | Tesis | MAGISTER FARMASI KLINIK

Infeksi saluran pernafasan akut merupakan salah satu penyebab utama kunjungan pasien di sarana kesehatan baik di Puskesmas maupun di rumah sakit. Telah banyak penelitian mengenai kejadian resistensi antibiotik terhadap mikroba di rumah sakit beserta gambaran antibiogramnya, namun resistensi dalam pengobatan antibiotik di komunitas tepatnya di puskesmas belum pernah dipetakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran antibiogram bakteri penyebab ISPA di Puskesmas Jetis Yogyakarta, mengetahui kesesuaian penggunaan antibiotik empiris dengan pedoman terapi serta mengetahui hubungan kesesuaian antibiotik empiris terhadap outcome klinik. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang dilakukan dengan rancangan studi deskriptif-analitik dengan desain cohort melalui penelusuran data secara prospektif pada pasien ISPA di Puskesmas Jetis Yogyakarta pada bulan April-Agustus 2019. Sebanyak 44 pasien yang didiagnosa ISPA di puskesmas Jetis Yogyakarta selama periode bulan April-Agustus 2019. Gambarkan mengenai profil antibiogram pasien ISPA di puskesmas Jetis Yogyakarta, yaitu pola bakteri Gram negatif yang terbesar (50,8%) dan bakteri Gram positif sebanyak 27,2%. Berdasarkan evaluasi kesesuaian penggunaan antibiotik empirik terhadap pedoman, diperoleh 40 pasien (93%) yang sesuai terapinya dengan pedoman dan sebanyak 3 pasien (7%) yang tidak sesuai dengan pedoman. Kesesuaian penggunaan antibiotik empirik dengan pedoman terapi tidak dapat meningkatkan outcome klinik pada pasien ISPA.

Acute Respiratory Infections (ARI) is one of the main causes of patient visits in health facilities both in community health centers or hospitals. Research on the incidence of antibiotic resistance in hospitals and antibiogram profil has been done a lot, but resistance in the treatment of antibiotics in the community precisely in the publich health center has never been mapped. This study aim to determine the antibiogram profil, determine empirical antibiotics suitability to therapy guidelines and the relationship of suitability to clinical outcomes of ARI patients at Jetis Public Health Center, Yogyakarta. This study was an observational study conducted using descriptive-analytic method with a cohort design through prospective data tracing of ARI patients at Jetis Yogyakarta Public Health Center in April-August 2019. There were 44 patients who diagnosed ARI at Jetis Yogyakarta Health Center during April - August 2019. Description of antibiogram profil in ARI patients at the Jetis Yogyakarta health center showed that the largest pattern was Gram-negative bacteria (50.8%) and then Gram-positive bacteria (27.2%). Empirical antibiotic suitability to guidline results were 93% (40 patients) suitable and 7% (3 pastients) unsuitable. Suitability of empirical antibiotic with therapeutic guidelines cannot increase the clinical outcome of ARI patients.

Kata Kunci : Antibiogram, Antibiotik Empiris, ISPA, Outcome Klinik

  1. S2-2019-417701-Abstract.pdf  
  2. S2-2019-417701-Bibliography.pdf  
  3. S2-2019-417701-Tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-417701-Title.pdf