Evaluasi Kesesuaian Penggunaan Antibiotik Empiris Terhadap Clinical Outcome Pada Pasien Anak Rawat Inap Febrile Neutropenia Di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta
AYU DHYARADHA MANIK, Dr. Ika Puspita Sari, M.Si., Apt.
2019 | Skripsi | S1 FARMASIFebrile Neutropenia (FN) adalah kondisi kegawatan hematologis yang menandakan terjadinya infeksi berat pada tubuh, yang dapat mengalami perburukan dalam waktu singkat dan menyebabkan berbagai komplikasi yang berujung morbiditas dan mortalitas pasien. Kondisi ini diterapi menggunakan antibiotik selama episode demam berlangsung. Rumah Sakit Umum Pusat dr. Sardjito Yogyakarta sendiri belum memiliki guideline khusus untuk penanganan Febrile Neutropenia pada pasien anak. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui kesesuaian antibiotik terhadap guideline yang tersedia dan hubungannya dengan clinical outcome pada pasien anak di RSUP dr. Sardjito Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitian cross-sectional dengan pengambilan data secara retrospektif melalui rekam medis pasien. Data yang diambil adalah data pasien anak terdiagnosa Febrile Neutropenia (FN) yang menjalani rawat inap di Instalasi Kesehatan Anak (INSKA) RSUP dr. Sardjito Yogyakarta pada periode Januari – Desember 2018. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk mengetahui pemilihan regimen antibiotik dan Chi square untuk mengetahui kesesuaian pemilihan antibiotik dengan guideline dan hubungannya terhadap clinical outcome pasien. Penelitian ini memiliki total 120 pasien anak terdiagnosis Febrile Neutropenia, yang kemudian diekslusi sebanyak 80 pasien, sehingga data yang digunakan berjumlah 40 pasien. Data pasien kemudian dianalisis kesesuaiannya terhadap guideline dan didapatkan hasil kesesuaian penggunaan antibiotik di RSUP dr. Sardjito Yogyakarta adalah 15% (6 orang) pasien menerima regimen antibiotik yang sesuai dan 85% (34 orang) pasien menerima antibiotik yang tidak sesuai. Analisis deskriptif chi-square antara kesesuaian penggunaan antibiotik dan outcome klinis pasien menghasilkan nilai p> 1,000 (p>0,05) yang menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kesesuaian penggunaan antibiotik terhadap guidelines dengan outcome klinis pasien.
Febrile Neutropenia (FN) is a hematological emergency condition that indicates a severe infection in the body, which can experience worsening in a short time and cause various complications that result in morbidity and mortality of the patient. This condition is treated using antibiotics during a fever episode. RSUP dr. Sardjito Yogyakarta itself does not have specific guidelines for the management of Febrile Neutropenia in pediatric patients. The purpose of this study was to determine the suitability of antibiotics for available guidelines and their relationship to clinical outcomes in pediatric patients at Rumah Sakit Umum Pusat dr. Sardjito Yogyakarta. This study was a cross-sectional study by collecting data retrospectively based on patient medical record data. The data taken are the data of pediatric patients diagnosed with Febrile Neutropenia (FN) who are undergoing hospitalization at the Instalasi Kesehatan Anak (INSKA) RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta in the period January - December 2018. The analysis was done descriptively to determine the selection of antibiotic regimens and using Chi-square to determine the suitability of antibiotic selection with guidelines and their relationship to the clinical outcome of patients. This study was done with a total of 120 patients, which were then excluded as many as 80 patients so that the data used amounted to 40 patients. Patient data were then analyzed for their suitability for the guidelines and obtained the results of the suitability of the use of antibiotics in RSUP dr. Sardjito Yogyakarta was that 15% (6) patients received an appropriate antibiotic regimen and 85% (34) patients received an inappropriate antibiotic. Descriptive chi-square analysis between the variables of conformity and the clinical outcome of patients resulted in a value of p> 1,000 (p> 0.05) which showed that there was no significant relationship between the suitability of antibiotics used for the guidelines with the patient's clinical outcome.
Kata Kunci : febrile neutropenia, clinical outcome, antibiotik empiris, anak