Laporkan Masalah

Penerapan Sistem Seleksi Tenaga Kontrak di OPD Kabupaten Bantul Tahun 2018: Dampak dan Sikap Tenaga Kontrak

YUNIA FATKHUROHMAH, Drs. Purwanto, SU, M.Phil.

2019 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Seleksi tenaga kerja menjadi salah satu hal penting dalam menentukan sumber daya manusia dalam suatu instansi. Hal itu dikarenakan berpengaruh dalam menjalankan misi untuk mencapai visi dan tujuan instansi. Kinerja tenaga kerja yang baik akan menciptakan warna dan aroma yang indah untuk instansi, tetapi dapat terjadi sebaliknya. Jika tenaga kerja yang direkrut tidak memenuhi kapasitas yang dibutuhkan instansi, justru dapat menjatuhkan kredibel instansi terkait, sebab tenaga kerja merupakan motor penggerak utama dalam suatu instansi. Pelaksanaan rekrutmen tenaga kerja yang kerap kali dilakukan dalam waktu singkat, sering menciptakan beberapa jalan alternatif dalam proses seleksi, seperti tindakan kolusi dan nepotisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami suatu kasus melalui pemaknaan dari orang-orang yang terlibat sehingga menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa primer dan sekunder. Data primer berupa rekaman wawancara, foto, dan catatan ketika pelaksanaan penelitian di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)Pemutusan kontrak kerja didasari oleh masa kontrak kerja yang telah habis, tetapi karena pada tahun sebelum-sebelumnya selalu otomatis diperpanjang, maka pemutusan kontrak tersebut dianggap sebagai tindakan PHK; (2)Latar belakang seleksi ulang bagi PHL dan pengadaan tenaga kontrak tahun 2018 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul yaitu Pemkab berupaya meningkatkan kualitas SDM tenaga kerja di instansi pemerintah; (3) Dampak perubahan sistem seleksi tenaga kontrak di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bantul antara lain: hilangnya mata pencaharian tetap bagi ratusan PHL, dan mengubah ruang kesempatan mendaftar tenaga kontrak di instansi, (4) terdapat 2 tindakan tenaga kontrak dalam menyikapi perubahan sistem seleksi tenaga kontrak di Kabupaten Bantul pada tahun 2018, yaitu diam, patuh dengan keputusan, dan menunjukkan eksistensinya dengan melakukan demonstrasi; (5) Strategi bertahan hidup bagi PHL yang tidak diperpanjang kontrak kerja adalah mengerjakan pekerjaan yang selama ini sudah dijalani sebagai pekerjaan sampingan.

Selection of labor to be one of the important things in determining human resources in an agency. That is because it is influential in carrying out the mission to achieve the agency's vision and goals. A good workforce performance will create a beautiful color and aroma for the agency, but the opposite can occur. If the workforce that is recruited does not meet the capacity needed by the agency, it can actually bring credibility to related agencies, because labor is the main driving force in an agency. The recruitment of workers, which is often done in a short time, often creates several alternative avenues in the selection process, such as collusion and nepotism. This study aims to explore and understand a case through the meaning of the people involved so that it uses qualitative research methods with acase study approach. Data collection techniques carried out in the form of primary and secondary. Primary data in the form of interviews, photographs and notes when conducting research in the field. The results of the study show that: (1) Termination of the work contract is based on the expiration of the work contract, but because in the preceding year it is always automatically renewed, the termination of the contract is considered an act of layoff; (2) Background for re-selection of PHL and procurement of contract labor in 2018 in the Government of Bantul Regency, namely the Regency Government strives to improve the quality of human resources of labor in government agencies; (3) The impact of changes in the contract labor selection system in the Bantul Regency Regional Officials Organization (OPD), among others: loss of permanent livelihoods for hundreds of PHL, and changing the space for the opportunity to register contract workers in agencies, (4) there are 2 actions of contract workers in addressing changes contract labor selection system in Bantul Regency in 2018, which is silent, compliant with decisions, and shows its existence by holding demonstrations; (5) The survival strategy for PHL that is not extended by a work contract is to do work that has so far been undertaken as a side job.

Kata Kunci : Tenaga Kontrak, Sistem Seleksi, OPD, Bantul, Contract Labor, Selection System, Regional Officials Organization