Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Komoditas Tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L.) Studi Kasusl: Kabupaten Bantul
YUDA WAHYU SATYO P, Bayu Dwi Apri Nugroho, STP., M.Agr., Ph.D; Dr. Murtiningrum, STP., M.Eng.
2019 | Skripsi | S1 TEKNIK PERTANIANTujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi tingkat kesesuaian lahan guna pengembangan komoditas tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L) di Kabupaten Bantul serta mengetahui sebaran kesesuaian lahan untuk tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L) di Kabupaten Bantul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah AHP (Analytical Hierarchy Process). Parameter-parameter yang digunakan untuk evaluasi lahan tanaman tembakau antara lain curah hujan, suhu udara, jenis tanah, kelereng lahan, dan penggunaan lahan. Semua data tersebut diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Jenis lahan yang dievaluasi dalam penelitian ini antara lain belukar/semak, rumput, kebun, tegalan, dan sawah tadah hujan. Hasil yang didapat dari evaluasi kesesuaian lahan guna pengembangan komoditas tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L) di Kabupaten Bantul diperoleh 4 kelas kesesuaian lahan yaitu S1 (sangat sesuai) sebesar 8,28 % atau 4.260 (ha); kelas S2 (cukup sesuai) sebesar 5,82 % atau 2.995,27 (ha);kelas S3 (sesuai marginal) sebesar 9,81 % atau 5.049 (ha) dan kelas N (tidak sesuai) sebesar 0,16 % atau 82,90 (ha).
The purpose of this study was to evaluate the degree of land suitability for the development of tobacco commodities (Nicotiana tabacum L) in Bantul Region and to determine the distribution of land suitability for tobacco (Nicotiana tabacum L) in Bantul Region. The method used in this research was AHP (Analytical Hierarchy Process). The parameters used for the evaluation of tobacco plant land were rainfall, temperature, soil types, slopes, and land usage. All data was processed using ArcGIS software. The types of land evaluated in this study include shrubs / bushes, grass, gardens, dry fields, and rain-fed rice fields. The results that was obtained from the evaluation of land suitability for the development of tobacco plant commodities (Nicotiana tabacum L) in Bantul Region for suitabillity classes four clasess S1 (very suitable), S2 (suitable enough), S3 (suitable marginal), and for N (unsuitable) were 4,260 Ha (8.28%), 2,995.27 Ha (5.82%), 5,049 Ha (9.81%), and 82.90 Ha (0.16%), respectively.
Kata Kunci : analytical hierarchy process, tembakau, evaluasi kesesuaian lahan, tobacco, land suitability evaluation