Evaluasi Lahan Untuk Pengembangan Komoditas Tanaman Buah Naga (Hylocereus undatus) Studi Kasus: Kabupaten Bantul
HERI PRASETYO, Bayu Dwi Apri Nugroho, STP., M.Agr., Ph.D;Dr. Murtiningrum, STP., M.Sc
2019 | Skripsi | S1 TEKNIK PERTANIANPertanian merupakan penggerak utama ekonomi Kabupaten Bantul. Jumlah penduduk yang terus bertambah dan tuntutan sosial ekonomi menyebabkan perbaikan di sektor pertanian terus ditingkatkan melalui berbagai upaya. Salah satu upaya untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal Kabupaten Bantul diantaranya pengembangan komoditas buah buahan yang dipadukan dalam bentuk agrowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan berdasarkan karakteristik lahan di wilayah Kabupaten Bantul untuk pengembangan komoditas tanaman buah naga. Bahan-bahan yang digunakan pada penelitian ini berupa data curah hujan 10 tahun, peta dasar, peta suhu, peta kelerengan, peta penggunaan lahan dan peta tekstur tanah. Data-data tersebut dianalisa menggunakan Software Arc Gis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan parameter tekstur tanah, penggunaan lahan, kelerengan, curah hujan dan suhu, lahan di kabupaten Bantul sesuai untuk pengembangan komoditas tanaman buah naga dengan kelas kesesuaian: S1 sebesar 7,6%, S2 6,3% dan S3 sebesar 6,8 % dari luas wilayah Kabupaten Bantul.
Agriculture is the main driving force of the economy in Bantul Region. The population growth and socio-economic demands cause the continuation of the increase of improvements in the agricultural sector through various efforts. One of the effort to boost local economic growth in Bantul Region is including the development of fruit commodities which are integrated in the form of agrotourism. The purpose of this study was to determine the suitability of land based on the characteristics of the land in the Bantul Region for the development of dragonfruit commodity. The materials used for this research were ten years rainfall data, Bantul map, temperature map, slope map, land usage map, and soil texture map. The data were analyzed using ArcGIS. The result of the study showed that based on the parameter which were soil texture, land usage, slope, rainfall, and temperature, the area in Bantul Region for suitability classes S1 (very suitable), S2 (suitable), S3 (marginal suitable) were 3908 (7,6%) 3,243 ha (6.3%) and 3496 ha (6.8%) recpectively.
Kata Kunci : Kata kunci : Kabupaten Bantul, kesesuaian lahan, buah naga, Sistem Informasi Geografi.