Pengaruh Kinerja Corporate Social Responsibility terhadap Praktik Penghindaran Pajak: Studi Empiris pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di BEI Periode 2014 hingga 2017
NUGRAHA PUTRA HUTAMA, Zuni Barokah, S.E., M.Comm., Ph.D., CA.
2019 | Skripsi | S1 AKUNTANSIPenelitian ini bertujuan memberikan bukti empiris sekaligus menguji pengaruh kinerja corporate social responsibility (CSR) terhadap praktik penghindaran pajak. Selain itu, penelitian ini juga menguji apakah keberadaan komite audit turut memengaruhi hubungan antara kinerja CSR dengan praktik penghindaran pajak. Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2014 hingga 2017. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria untuk digunakan adalah 31 perusahaan. Metode pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah tingkat penghindaran pajak yang diproksikan dengan tarif pajak efektif atau effective tax rate (ETR). Variabel independen adalah kinerja CSR. Variabel pemoderasi adalah keberadaan komite audit yang diproksikan dengan jumlah komite audit. Analisis data menggunakan perangkat lunak Stata 13 dengan metode analisis regresi berganda dan analisis regresi berjenjang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja CSR berpengaruh negatif secara signifikan terhadap praktik penghindaran pajak sedangkan keberadaan komite audit tidak memengaruhi hubungan antara kinerja CSR dengan praktik penghindaran pajak.
This research aims to provide empirical evidence and to examine the effect of corporate social responsibility (CSR) performance towards tax avoidance practice. Furthermore, this research also examines whether audit committee existence has an effect between the relationship of CSR performance and tax avoidance practice. The objects of this research are mining companies listed on IDX period 2014 until 2017. The amount of samples that meet the criteria are 31 companies. The sample selection uses purposive sampling method. The dependent variable of this research is tax avoidance rate proxied by effective tax rate (ETR). The independent variable is CSR performance. The moderating variable is audit committee existence proxied by the number of audit committee. The data analysis uses Stata 13 software with multiple regression analysis and hierarchial regression analysis. The result of this research shows that CSR performance has significantly negative effect towards tax avoidance practice meanwhile audit committee existence does not have an effect between the relationship of CSR performance and tax avoidance practice.
Kata Kunci : Etika, penghindaran pajak, CSR, komite audit, pertambangan