MODAL SOSIAL DALAM PROSES MONITORING PELAKSANAAN PROGRAM CSR PT PERTAMINA HULU ENERGI WEST MADURA OFFSHORE (Program Air Bersih Berkelanjutan Di Desa Bandangdaja)
Raden Roro Dyah Fajaria Safitri, Drs. Hendrie Adji Kusworo, M.Sc., Ph.D
2019 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAANCorporate Social Responsibility (CSR) merupakan sebuah tanggung jawab sosial dan lingkungan yang wajib dilaksanakan oleh perusahaan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam. Sebagai salah satu perusahaan eksplorasi minyak dan gas bumi di lepas pantai barat Madura, PT. Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore menyadari bahwa kegiatan operasinya memiliki dampak. Selain berdampak terhadap lingkungan hidup, kegiatan operasi juga menimbulkan potensi dampak sosial terutama terhadap masyarakat di sekitar lokasi perusahaan. Maka dari itu, PT PHE WMO berkomitmen untuk ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pengembangan masyarakat di bawah payung program ‘Sinergi Bahari. Skripsi karya ini merupakan hasil dari kegiatan penulis sebagai peserta magang di Tim Community Development (Comdev) PT PHE WMO. Penulis mencoba menjabarkan unsur modal sosial dalam proses monitoring pada program air bersih berkelanjutan di Desa Bandangdaja. Program ini menjadi salah satu program unggulan yang mengantarkan PT PHE WMO mendapatkan PROPER Emas pada tahun 2016 dan 2017. Metode pengambilan data pada karya ini melalui dukumen resmi perusahaan, observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Penulis ikut berkontribusi dalam pengelolaan program CSR PT PHE WMO mulai dari tahap perencanaan program, sampai dengan monitoring, khususnya pada monitoring program air bersih berkelanjutan di Desa Bandangdaja. Proses monitoring yang dilakukan terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan. Namun penulis hanya dapat ikut serta pada tahap pelaksanaan monitoring karena kerbatasan waktu pada kegiatan magang ini. Hasil penelitian yang dilakukan selama magang menemukan bahwa unsur modal sosial yang dimanfaatkan dalam proses monitoring program air bersih berkelanjutan di Desa Bandangdaja adalah kepercayaan, timbal balik dan interaksi sosial. Unsur modal sosial ini membantu penulis dan Tim Comdev dalam proses monitoring program air bersih berkelanjutan ini karena jarak antara kantor dengan lokasi program yang jauh. Selain itu, unsur modal sosial lainnya terlihat pada masyarakat Desa Bandangdaja seperti gotong royong dan rasa kepedulian antarmasyarakat yang menunjang keberlanjutan program air bersih berkelanjutan ini.
Corporate Social Responsibility (CSR) is a social and environmental responsibility that must be implemented by the company that conducts its business activities in the field and/or related to natural resources. As one of oil and gas exploration companies off the west coast of Madura, PT. Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore realizes that its operations have an impact. In addition to environmental impact, operating activities also pose a potential social impact especially on the communities around the location of the company. Therefore, PT PHE WMO is committed to playing an active role in maintaining the environment and improving the welfare of the community through community development programs under the umbrella of the program 'Sinergi Bahari’. This work is about the author's activities as an apprentice participant in PT PHE WMO's team Community Development (Comdev). The author tried to describe the elements of social capital in the process of monitoring the sustainable clean water program in Bandangdaja Village. This program became one of the eminent programs that delivered PT PHE WMO get PROPER Gold Award in the years 2016 and 2017. The methods used to collect data in this work are through the company documents, observations, interviews, documentation, and literature studies. The author contributed to the management of CSR program PT PHE WMO starting from the planning phase of the program, until monitoring, especially on the monitoring of sustainable water programs in Bandangdaja village. The monitoring process consists of planning, implementing and reporting. But the authors can only participate in the implementation stage of monitoring due to time constraints on this internship activity. The results of the research conducted during the internship found that the element of social capital utilized in the process of monitoring sustainable water program in Bandangdaja Village are trust, reciprocal and social interaction. This element of social capital helped the author and the Comdev Team in the process of monitoring the sustainable Clean Water program because the distance between the office and the location of the program is far. Also, other social capital elements are seen in the community of Bandangdaja village such as Gotong Royong and the sense of community
Kata Kunci : CSR PT PHE WMO, Proses Monitoring, Modal Sosial