Laporkan Masalah

ANALISIS POSTUR PEKERJA MENGGUNAKAN METODE OVAKO WORKING ANALYSIS SYSTEM (OWAS) DAN NORDIC BODY MAP (NBM) PADA PROSES PEMBUATAN BAKSO DI PT KEPURUN PAWANA INDONESIA, KLATEN JAWA TENGAH

ENDAH W, Ratih Hardiyanti,S.T.P.,M.Eng. ; Iman Sabarisman, S.T.P., M.Si.; Diklusari Isnorasi Norsita,STP,M.Si

2019 | Tugas Akhir | D3 AGROINDUSTRI

PT Kepurun Pawana Indonesia merupakan salah satu badan usaha swasta nasional yang menjalankan usaha yang meliputi bidang peternakan, pertanian, dan perikanan. Produksi bakso merupakan salah satu cabang usaha yang dimiliki oleh PT Kepurun Pawana Indonesia. Daging sapi dan daging ayam adalah bahan baku utama yang digunakan dalam proses pembuatan bakso. Proses produksi bakso pada PT Kepurun Pawana Indonesia masih dilakukan secara manual. Pekerja melakukan pekerjaan selama 2-3 jam dalam setiap hari untuk menghasilkan kurang lebih 10 kg bakso dalam satu kali produksi. Pekerjaan seperti ini apabila dilakukan berulang dalam kurun waktu lama dapat menyebabkan cidera pada pekerja. Ovako Working Posture Analysis System (OWAS) merupakan suatu metode untuk mengevaluasi dan menganalisis sikap kerja dari pekerja yang diamati, meliputi pergerakan tubuh bagian punggung, bahu, tangan, dan kaki, termasuk paha, lutut dan pergelangan kaki. Metode ini diasumsikan untuk mengidentifikasi sikap kerja yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. Kemudian hasil tersebut akan di konfirmasikan dengan menggunakan metode Nordic Body Map (NBM) dalam menilai kesakitan kerja. Tujuan dari penelitian ialah untuk mengevaluasi postur kerja menggunakan metode Ovako Working Posture Analysis System (OWAS) dan menilai kesakitan kerja menggunakan metode Nordic Body Map (NBM) pada proses pembuatan bakso PT Kapurun Pawana Indonesia. Hasil dari penilaian dengan metode Ovako Working Posture Analysis System (OWAS) bagian pekerja yang termasuk kedalam kategori berat ialah pada pengadonan bahan baku menggunakan mesin dengan nilai OWAS 4141 sehingga tergolong kategori 4 yaitu berat. Sedangkan hasil dari kuesioner Nordic Body Map (NBM) para pekerja merasakan kesakitan pada stasiun pemotongan daging dengan peningkatan rasa sakit sebesar 63,83%. Alternatif perbaikan kerja terhadap pekerja dengan penilaian OWAS dan NBM ialah penyesuaian alat yaitu pisau di stasiun kerja pemotongan daging. Pemberian kursi di stasiun penggilingan daging. Serta penyesuaian tinggi mesin pengadonan dengan tinggi pekerja.

PT Kepurun Pawana Indonesia is one of national private firm which execute their business at farms, agricultures and fisheries sectors. Meatball production is a business branch of PT Kapurun Pawana Indonesia. The beef and chicken meat are main raw materials to produce meatball. The proses of meatball production at PT Kepurun Pawana Indonesia uses traditional process. The process of producing meatballs at PT Kepurun Pawana Indonesia is still done manually. Workers do work for 2-3 hours every day to produce approximately 10 kg of meatballs in one production. Consequently, after a long time the traditional production may give injury to the labors. Ovako Working Posture Analysis System (OWAS) is a method to evaluate and analysis the worker attitude toward their work which includes back body part movement, shoulder, hand and foot including thigs, knee and ankle. This method assumed to identify work attitude which potentially work accident. Than these result will be confirmed by using Nordic Body Map (NBM) method to assess pains caused by the work. this research aims to evaluate working posture use Ovako Working Posture Analysis System (OWAS) and to assess work pains use Nordic Body Map (NBM) method on the process meatball production by pt kapurun samawa Indonesia. the result of the assessment by Ovako Working Posture Analysis System (OWAS) method, the parts worker that includes on the weight category is when mixing the raw materials use a machine with value OWAS 4141 so it is classified to 4 cattegor, namely weight. While the results of the Nordic Body Map (NBM) questionnaire workers felt pain in the meat cutting station with an increase in pain of 63.83%. An alternative work improvement for workers with OWAS and NBM assessments is the adjustment of a tool that is a knife at a meat cutting work station. Giving me a seat at a meat grinding station. And the height adjustment of the kneading machine to the height of the worker.

Kata Kunci : Kata kunci: NBM, Postur kerja, Produksi, OWAS

  1. S1-2019-385693-abstract.pdf  
  2. S1-2019-385693-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-385693-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-385693-title.pdf