Pengecoran invesment menggunakan pola lilin yang dicetak dengan rubber silicone mold produk printer tiga dimensi
SATRIO, Nugroho Santoso, S.T., M.Eng.
2019 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK MESINPengecoran invesmen merupakan proses pengecoran dengan pola lilin tertanam dalam pasir cetak. Pola cetakan yang rumit menjadi kendala, sehingga membutuhkan waktu dan biaya yang tidak kecil. 3D printer merupakan solusi dalam pembuatan pola yang rumit, namun dibutuhkan biaya yang lebih untuk pembuatan dalam jumlah besar. Pola lilin menjadi sebuah alternatif untuk membuat pola dalam jumlah besar, dikarenakan lebih murah dalam pembuatannya. Rubber Silicone Mold (RSM) merupakan salah satu metode pembuatan pola lilin dengan tingkat ketepatan yang baik. Penelitian ini membahas pengecoran invesment menggunakan pola lilin yang dicetak dengan rubber silicone mold produk printer tiga dimensi. Pola hasil 3D printer menggunakan filamen Polylactic Acid dengan printer Wanhao Duplicator I3V2. Perintah pencetakan 3D printer membutuhkan file GCODE. Pembuatan GCODE menggunakan CURA 15.04.6. Pola hasil 3D printer, digunakan untuk pembuatan RSM. Campuran lilin dicairkan kemudian dituang ke dalam RSM, sehingga tebentuk pola lilin. Metode pengecoran invesmen menggunakan pola lilin tersebut untuk pembuatan coran aluminium. Pola hasil 3D printer menghasilkan pola yang baik dengan disesuaikan pengaturan pembuatan GCODE. RSM merupakan cetakan yang memiliki ketepatan permukaan yang baik pada pembuatan pola. Pola lilin menghasilkan pola permukaan yang baik, namun memiliki sifat kelunakan. Hasil coran menghasilkan rata-rata penurunan dimensi coran yang relatif kecil pada bagian-bagian tertentu.
Investment casting is a casting process with wax patterns installed in printed sand. Complex print patterns become complicated, so it takes time and costs are not small. 3D printers are a solution in making complicated patterns, but it costs more to make large amounts. Candle patterns are an alternative to making patterns in large numbers, so they are cheaper to make. Silicone Rubber Mold (RSM) is one method of making wax patterns with a good degree of accuracy. This study discusses investment casting using wax patterns printed with rubber silicone mold for three-dimensional printer products. The pattern of the 3D printer results using a Polylactic Acid filament with a Wanhao Duplicator I3V2 printer. 3D printer printing commands require GCODE files. Making GCODE using CURA 15.04.6. 3D printer output patterns, used for manufacturing RSM. The melted wax mixture is then poured into the RSM, so it forms a wax pattern. The investment casting method uses the wax pattern for aluminum casting. 3D printer output patterns produce better patterns by adjusting GCODE creation settings. RSM is a mold that has a good surface accuracy in pattern making. The wax pattern produces a better surface pattern, but has a softness. The results of castings produce an average decrease in the dimensions of castings which are relatively small in certain parts.
Kata Kunci : Pengecoran invesment, Pola 3D printer, Pola lilin, dan Rubber Silicone Mold (RSM)