Laporkan Masalah

Analisis Kecukupan Beras di Kota Tasikmalaya

FAUZI RIZKI RAMDANI, Dr. Rika Harini S.Si., M.P

2019 | Skripsi | S1 GEOGRAFI LINGKUNGAN

Kecukupan pangan beras sangat erat kaitannya dengan kebutuhan dan ketersediaan beras. Lahan pertanian khususnya beras di era jaman saat ini menjadi lahan yang sering dikonversikan. Penelitian ini memliki tujuan yaitu : 1. Menganalisis konversi lahan pertanian sawah di Kota Tasikmalaya: 2. Mengetahui tingkat ketersediaan pangan beras di Kota Tasikmalaya: 3. Mengetahui kecukupan pangan beras di Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan untuk mengetahui kecukupan pangan beras menggunakan perhitungan netto untuk jenis tanaman beras dan skala waktu yang digunakan adalah tahun 2017 sampai di proyeksikan ke tahun 2030. Perhitungan kecukupan pangan dapat dihitung dengan data-data yang ada, seperti data jumlah penduduk, luas lahan sawah yang dikonversikan menjadi bukan sawah atau pengguanaan lahan non pertanian. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa di Kota Tasikmalaya hanya satu kecamatan yang tidak tergolong pada rawan pangan beras pada tahunhk 2017 Kecamatan Purbaratu, sedangakan sisanya tergolong dalam rawan pangan beras, Hasil tersebut menunjukan tahun 2030 semua kecamatan yang ada di Kota Tasikmalaya tergolong kedalam rawan pangan kecuali Kecamatan Purbaratu.

The sufficiency of food is very related to the needs and availability of rice. Nowadays, the farmland especially for the rice were often to be converted. The research purpose is: 1. Analyzing the conversion of farmland in Tasikmalaya. 2. Knowing the level of rice food availability inTasikmalaya. 3. Knowing the sufficiency of rice-food in Tasikmalaya. The method used to determine the sufficieny of rice-food are a net calculation for the variety of rice plant and the period used in 2017 until it projected to 2030. Calculation of food sufficiency can be calculated by existing data, such as data on population, rice field area that has been converted into rice and land use. The research results indicate that Tasikmalaya is only have one sub-districts that are not classified as rice-food troubled in 2017, , Purbaratu District. With the result that, in 2030 all sub-districts in Tasikmalaya are classified as food troubled except Purbaratu sub-district.

Kata Kunci : Konversi Lahan Sawah, Ketersediaan Pangan Beras, Kecukupan Pangan Beras, Jumlah Penduduk.

  1. S1-2019-330918-abstract.pdf  
  2. S1-2019-330918-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-330918-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-330918-title-.pdf