Laporkan Masalah

Dinamika Subjective Well-Being pada Penyintas Kanker Tulang

Sabrina Alvie Amelia, Nida Ul Hasanat, Dr., M.Si., Psikolog

2019 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Remaja penyandang kanker tulang memiliki angka harapan hidup yang rendah karena masalah psikososial yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatannya. Akan tetapi, terdapat penyandang kanker tulang yang berhasil menyelesaikan masa pengobatan lebih dari lima tahun disebut sebagai seorang penyintas kanker. Penyintas kanker tulang dipengaruhi oleh adanya subjective well-being di dalam dirinya yang memunculkan kepuasan hidup dan emosi positif sehingga dapat menerima dan menyelesaikan masa pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika dan faktor yang mempengaruhi subjective well-being pada penyintas kanker tulang dan bagaimana para penyintas kanker tulang memaknai subjective well-being pada kondisi kesehatannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam semi-terstruktur pada tiga partisipan penyintas kanker tulang yang terdiagnosis kanker tulang saat remaja. Hasil penelitian ini menunjukkan aspek emosi negatif muncul saat ketiga partisipan mengetahui kondisi kesehatannya dan kembali terpapar oleh stresor. Aspek kepuasan hidup dan emosi positif muncul saat masa pengobatan berlangsung hingga saat ini. Hal tersebut disebabkan oleh strategi koping yang dilakukan sehingga ketiga partisipan dapat menerima kondisi dirinya. Terdapat faktor internal yang mempengaruhi adanya subjective well-being pada ketiga partisipan yaitu religiusitas, kepribadian partisipan, locus of control internal, dan self-efficacy sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi yaitu dukungan keluarga, dukungan lingkungan sosial, dan tanggapan negatif lingkungan. Pengalaman terdiagnosis kanker tulang merupakan pengalaman bermakna bagi kehidupan ketiga partisipan saat ini yang membuat mereka dapat mensyukuri hidup dan bermanfaat bagi orang lain. Perasaan bahagia dan bangga terhadap pengalaman terdiagnosis kanker membuat partisipan memiliki kehidupan yang lebih baik.

Adolescents with bone cancer have a low life expectancy because there are other psychosocial problems that affect their health conditions. However, there are adolescents with bone cancer who have successfully completed their treatment for more than five years, that is called cancer survivors. Health conditions of adolescents with cancer is influenced by subjective well-being, so they can complete treatment and move on with their lives. The purposes of this study are to determine the dynamics and factors that influence subjective well-being in survivors of bone cancer and how bone cancer survivors interpret their subjective well-being in their health condition. The research method uses phenomenological qualitative approach. Data were collected by in-depth semi-structured interviews with three survivors of bone cancer who were diagnosed with bone cancer at adolescence. The results of this study indicate aspects of negative emotions arise when all three participants know their health condition and if they are exposed to stressors. Aspects of life satisfaction and positive emotions arise when the treatment period until now. This is caused by coping strategies that are carried out so that the three participants can accept their condition. There are internal factors that influence such as religiosity, participant personality, internal locus of control, and self-efficacy while external factors that influence are family support, social support, and negative environmental responses. The experience of being diagnosed with bone cancer is a meaningful experience for their lives which made them able to be grateful for life and be useful for others. Participants feel proud and happy to have a diagnosis of bone cancer that leads them to a better life.

Kata Kunci : kanker tulang, penyintas kanker, subjective well-being

  1. S1-2019-378365-abstract.pdf  
  2. S1-2019-378365-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-378365-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-378365-title.pdf