Laporkan Masalah

ANALISIS PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2012-2016

Nadya Zahara Hasibuan, Dian Kartika Rahajeng, S.E., M.Sc., Ph.D.,

2019 | Skripsi | S1 AKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh dari intellectual capital (IC) dan komponennya terhadap profitabilitas bank umum syariah (BUS) di Indonesia. IC merupakan gabungan dari human capital, structural capital dan physical capital. IC diukur dengan metode yang dikenalkan oleh Pulic (1998) yaitu VAICTM. Profitabilitas bank syariah salah satunya diukur dengan menggunakan return on asset (ROA). Penelitian ini menggunakan ukuran perusahaan dan tingkat risiko sebagai variabel pengendali. Ukuran perusahaan diukur menggunakan total aset yang dilogaritmakan natural. Tingkat risiko diukur dengan leverage. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan setiap tahunnya dari bank syariah. Data tersebut diperoleh dari Pusat Kajian Ekonomika dan Bisnis (PKEBS) UGM dan website masing-masing bank syariah. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 45 amatan yang terdiri dari 9 BUS dengan tahun amatan 2012-2016. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan model random effect. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa IC tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas BUS di Indonesia. Namun IC memiliki arah hubungan yang positif terhadap profitabilitas BUS. Komponen IC yaitu human capital dan structural capital memiliki pengaruh yang signifikan positif terhadap profitabilitas bank syariah. Sementara itu, untuk physical capital memiliki hubungan yang negatif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas bank syariah.

The purpose of this study is to empirically examine the effect of intellectual capital (IC) for agregat and its component on profitability of sharia banking in Indonesia. IC includes human capital, structural capital and physical capital. Pulics value-added intellectual coefficient (VAICTM) method is applied to measure IC. Return of asset (ROA) is used as one of several ways of measuring sharia bank profitability. This study uses firm size and level of risk as control variable. The firm size is measured by natural logarithm of total asset and the level of risk is measured by leverage. This research uses secondary data derived from Centre for Research in Islamic Economics and Business (PKEBS) UGM and each sharia banks website. The author uses hypothesis testing by using panel data regression with random effect model. The findings show that IC does not significantly influence the profitability of sharia bank. However, the results also show a significant positive relationship between IC component (human capital and structural capital) and profitability of shariah bank; while IC (physical capital) does not significantly influence to profitability of sharia bank.

Kata Kunci : Intellectual capital, human capital efficiency, structural capital efficiency, capital employed efficiency, profitabilitas

  1. S1-2019-377308-tableofcontent.pdf