Laporkan Masalah

PENCEMARAN LINGKUNGAN AKIBAT PERILAKU PEMBUANGAN SAMPAH DI TAMAN NASIONAL GUNUNG MERBABU DALAM PERSPEKTIF ETIKA LINGKUNGAN EKOFEMINISME

DITA SHOFATUL H, Dra. Jirzanah, M.Hum.

2019 | Skripsi | S1 FILSAFAT

Penelitian ini berjudul "Pencemaran Lingkungan Akibat Perilaku Pembuangan Sampah di Taman Nasional Gunung Merbabu dalam Perspektif Etika Lingkungan Ekofeminisme". Permasalahan yang diangkat adalah mengenai perilaku pembuangan sampah yang dilakukan para pendaki di Taman Nasional Gunung Merbabu khususnya pada resort Selo yang menimbulkan berbagai pencemaran lingkungan diantaranya, penurunan kandungan mineral pada air dan terhambatnya pertumbuhan tanaman. Permasalahan ini akan dikaji lebih dalam dengan menggunakan konsep etika lingkungan ekofeminisme untuk menjaga kelestarian lingkungan di Taman Nasional Gunung Merbabu. Tujuan penelitian ini yaitu Menganalisis secara kritis mengenai pencemaran lingkungan akibat perilaku pembuangan sampah di Taman Nasional Gunung Merbabu menurut pandangan etika lingkungan ekofeminisme. Objek material penelitian ini adalah pencemaran lingkungan akibat perilaku pembuangan sampah di Taman Nasional Gunung Merbabu dan objek formalnya adalah ekofeminisme sebagai teori etika lingkungan. Penelitian ini menggunakan studi pustaka dan ditunjang dengan wawancara serta observasi. Penelitian diawali dengan pengumpulan data, pengolahan data dan penyusunan laporan penelitian. Unsur-unsur metodisnya yaitu: deskripsi, verstehen, interpretasi dan hermeneutika. Teori etika lingkungan ekofeminisme mempunyai kelebihan diantaranya adalah membantu memahami akar permasalahan krisis lingkungan yang berakar pada dominasi dan menggambarkan betapa energi feminimitas sangat berpotensi menjaga kelestarian lingkungan hidup. Ekofeminisme memandang bahwa manusia sebagai bagian dari makhluk ekologis sepatutnya untuk mencintai, memelihara, dan merawat makhluk lain sebagai sesama anggota ekologis. Perilaku pembuangan sampah secara sembarangan pada jalur pendakian dilakukan oleh para pendaki yang melakukan pendakian dengan tujuan hanya mencari kesenagan saja. Pencemaran lingkungan akibat perilaku pembuangan sampah di Taman Nasional Gunung Merbabu menurut etika lingkungan ekofeminisme merupakan perbuatan yang sama sekali tidak dibenarkan dan melanggar prinsip ekofeminisme yaitu prinsip pertanggung jawaban, solidaritas kosmis, menjaga keselarasan dengan alam, menjalin relasi setara, kepedulian dan kesederhanaan. Perilaku pembuangan sampah secara sembarangan sama halnya dengan menyakiti alam. Manusia dan alam sebagai makhluk ekologis sudah sepantasnya saling menjaga dan peduli terhadap kelestarian lingkungan, tanpa mempersoalkan apakah lingkungan tersebut berguna atau tidak, apakah membalas kebaikan atau tidak, yang paling diutamakan adalah peduli kepada alam begitu saja.

This research entitled "Environmental Pollution Due to Waste Disposal Behavior in Gunung Merbabu National Park in the Ecofeminism Environmental Ethics Perspective". The problem raised is about the behavior of garbage disposal carried out by climbers in Mount Merbabu National Park especially at Selo resorts which cause various environmental pollution including, decreasing mineral content in water and inhibiting plant growth. These problems will be studied more deeply by using the concept of eco-feminism environmental ethics to preserve the environment in Gunung Merbabu National Park. The purpose of this study is to critically analyze the environmental pollution caused by the behavior of garbage disposal in Gunung Merbabu National Park in the perspective of ecofeminism. The material object of this study is the behavior of garbage disposal in Gunung Merbabu National Park and its formal object is ecofeminism as a theory of environmental ethics. The research material comes from books, journals, articles, and thesis on the behavior of waste disposal and environmental pollution. This study uses literature and is supported by interviews and observations. The research begins with data collection, data processing and preparation of research reports. Methodical elements are: description, verstehen, interpretation and hermeneutics. The theory of ecofeminism environmental ethics has advantages such as helping to understand the root causes of environmental crisis that are rooted in dominance and illustrate how energy femininity has the potential to preserve the environment. Ecofeminism views that humans as part of ecological creatures should be to love, care for, and care for other beings as fellow ecological members. The behavior of careless garbage disposal on the climbing path is carried out by climbers who make the climb with the aim of just looking for fun. Environmental pollution due to the behavior of garbage disposal in Gunung Merbabu National Park according to ecofeminism environmental ethics is an act that is not justified and violates the principles of eco-feminism, namely the principle of accountability, cosmic solidarity, maintaining harmony with nature, establishing equal relations, caring and simplicity. The behavior of careless garbage disposal is the same as hurting nature. Humans and nature as ecological creatures deserve to care for each other and care for environmental sustainability, without questioning whether the environment is useful or not, whether repaying kindness or not, the most important thing is to care for nature.

Kata Kunci : environmental pollution, waste disposal behavior, ecofeminism environmental ethics, caring.

  1. S1-2019-382235-abstract.pdf  
  2. S1-2019-382235-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-382235-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-382235-title.pdf