PENGEMBANGAN BACK-END E-LEARNING GERAKAN SEKOLAH MENYENANGKAN MENGGUNAKAN METODE LEAN STARTUP
Dedy Kurniawan Santoso, M. Nur Rizal, S.T., M.Eng., Ph.D;Warsun Najib, S.T., M.Sc.
2019 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INFORMASIGerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) adalah gerakan yang ditujukan untuk para guru dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang menyenangkan, aman dan melibatkan secara aktif siswa dalam proses pembelajaran di sekolah. Salah satu programnya adalah memberikan pelatihan dan pendampingan secara online terhadap para guru sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif. GSM membutuhkan e-learning untuk memfasilitasi guru sekolah yang berminat untuk mempelajari konsep pembelajaran GSM dengan pelatihan dan pendampingan secara online tanpa dibatasi waktu, jarak dan tempat. Pengembangan ini mengembangkan e-learning dan dasbor admin untuk memfasilitasi guru sekolah mendapatkan pelatihan dan pendampingan serta memfasilitasi tim GSM untuk mengelola e-learning. Pengembangan ini menggunakan metode lean startup yang memberikan dampak positif terhadap pengembangan, yaitu efisiensi proses dan efektivitas fitur produk. Hasil pengembangan ini adalah e- learning dengan tiga fitur utama, yaitu modul materi pelatihan, pendampingan guru dengan mentor dan sarana berbagi pengalaman terkait GSM antar pengguna e-learning. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian black box untuk fungsionalitas dan pengujian system usability scale (SUS) untuk kebergunaan. Pengujian black box menghasilkan persentase skor 100% dan pengujian SUS menghasilkan skor 69,843 (maginally accepted).
Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) is an organization aimed at teachers in creating a fun, safe learning ecosystem and actively involving students in the learning process at school. One of the GSM's programs is to provide training and mentoring for teachers to apply GSM's concept of study at school. However, the training is still in the form of face-to-face and limited to a certain place and time. There are still many teachers from several regions who are interested in getting training and mentoring from GSM. This development aims to develop e-learning to facilitate teachers to get training and mentoring from GSM through online without being limited by time, distance and place. Beside e-learning, this development is developing an admin dashboard to facilitate GSM to manage the content of e-learning. This development uses lean startup methods to develop e-learning and admin dashboard. An interview is held repeatedly with GSM and teachers as interviewees to gain the needs and feedback of the developing product. The tests carried out are black box testing for functional testing and system usability scale (SUS) testing for usability testing. The result of this development are e-learning and admin dashboard to facilitate teachers and GSM team. E-learning gives benefit to teachers for studying GSM's concept of study at school through online learning without limited by place and time. Admin dashboard gives benefit to GSM for managing the content of e-learning and watching the development of participating teachers. Black box test produced a percentage score of 100% and the SUS test produced a score of 69,843 or categorized as marginally accepted.
Kata Kunci : elearning, Gerakan Sekolah Menyenangkan, GSM, Lean Startup, e-learning, black box testing, system usability scale testing