Laporkan Masalah

DETERMINAN PERMINTAAN PARIWISATA MANCANEGARA: BUKTI EMPIRIS DARI 20 NEGARA PENGIRIM WISATAWAN TERBANYAK KE INDONESIA

Gilang Muhammad, Eny Sulistyaningrum, S.E., M.A., Ph.D.

2019 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMI

Pariwisata merupakan salah satu penyumbang terbesar dalam perekonomian Indonesia baik melalui penerimaan negara maupun penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh dari determinan permintaan pariwisata Indonesia yang digambarkan dengan menggunakan kedatangan wisatawan asing. Faktor-faktor yang dihipotesakan penulis adalah faktor pendapatan yang digambarkan dengan PDB perkapita, faktor harga menggunakan harga relatif dan harga substitusi relatif, nilai tukar relatif, jarak geografis, serta faktor-faktor lain seperti tahun bencana, krisis, dan pemilihan umum. Penelitian ini menggunakan analisis data panel dengan observasi berupa 20 negara pengirim wisatawan terbanyak. Dengan metode panel random effect, ditemukan hasil bahwa pendapatan, harga relatif, harga substitusi relatif, dan jarak geografis terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kedatangan wisatawan mancanegara, sedangkan untuk nilai tukar relatif, tahun bencana, krisis, dan pemilihan umum tidak dapat dibuktikan signifikansinya.

Tourism is one of the biggest contributors of Indonesia�s economy, through both revenue and employment. This research aims to look for the influence of the determinants of Indonesian tourism demand using foreign tourist arrivals. The factors hypothesized by the author are income factor using per capita GDP, price factors using relative prices and relative substitution prices, relative exchange rates, geographical distances, and other factors such as the year of disasters, crisis, and election year. This study uses panel data analysis using 20 countries which send the most tourist to Indonesia. Using panel random effect method, author found that income, relative prices, relative substitution prices, and geographical distances proved to have significant effect on foreign tourist arrivals, while relative exchange rates, year of disaster, crisis, and election could not be proven as significant factors.

Kata Kunci : Permintaan pariwisata, pendapatan perkapita, harga relatif pariwisata, harga substitusi pariwisata, nilai tukar relatif, jarak geografis, krisis, random effect

  1. S1-2019-377339-abstract.pdf  
  2. S1-2019-377339-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-377339-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-377339-title.pdf