Pengaruh Kinerja Lingkungan Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Empiris Pada Industri Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2012-2017)
IRMA NITA HERANDA, Revrisond Baswir, Dr., M.B.A., Ak., CA
2019 | Skripsi | S1 AKUNTANSIBanyaknya fakta pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh entitas perusahaan mengakibatkan adanya perubahan pandangan pemegang saham terhadap tanggungjawab perusahaan, yaitu bukan lagi sebatas penyediaan barang dan jasa serta lapangan pekerjaan, namun kini bertambah dengan pengungkapan informasi dan resiko lingkungan. Hal ini kemudian memaksa perusahaan menerapkan EMA (Environmental Management Accounting) sebagai konsep strategi yang menunjang perusahaan melakukan pengelolaan serta transparansi laporan sosial dan lingkungan. Keberhasilan penerapan EMA diharapkan mampu membantu manajer untuk membuat keputusan, terutama terkait lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara kinerja lingkungan terhadap kinerja keuangan perusahaan di Indonesia. Sampel perusahaan yang digunakan adalah industri pertambangan yang memiliki aktivitas operasional bersinggungan langsung dengan alam dan lingkungan. Analisis dilakukan untuk mengetahui sejauh mana efektifitas kinerja lingkungan mampu mempengaruhi keputusan yang berdampak pada kinerja keuangan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari PROPER, ROA, ROE, firm size, sertifikasi ISO 14001, dan leverage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja lingkungan tidak mempengaruhi kinerja keuangan yang dinilai dengan ROA namun memberikan pengaruh pada kinerja keuangan yang dinilai dengan ROE. Hasil ini masih dapat membuktikan bahwa usaha memperbaiki kinerja lingkungan memberikan pengembalian yang menguntungkan dan berdampak pada kinerja lingkungan.
The many facts of environmental pollution carried out by corporate entities cause a change in the views of shareholders on corporate responsibility, which is no longer limited to the supply of goods and services as well as employment, but now is increasing with the disclosure of information and environmental risks. This then forces the company to apply EMA (Environmental Management Accounting) as a strategic concept that supports the company in managing and transparency of social and environmental reports. The successful implementation of EMA is expected to be able to help managers make decisions, especially related to the environment. This research was conducted to analyze the relationship between environmental performance and financial performance of companies in Indonesia. The sample of companies used in the mining industry which has operational activities that are in direct contact with nature and the environment. The analysis is carried out to determine the extent to which the effectiveness of environmental performance can influence decisions that have an impact on financial performance. The variables used in this study consisted of PROPER, ROA, ROE, firm size, ISO 14001 certification, and leverage. The results showed that environmental performance did not affect financial performance assessed by ROA but rather had an influence on financial performance assessed by ROE. These results can still prove that efforts to improve environmental performance provide favorable returns and have an impact on environmental performance.
Kata Kunci : Kinerja Lingkungan, Kinerja Keuangan, EMA, Akuntansi Manajemen Lingkungan, PROPER