Laporkan Masalah

PERENCANAAN ALAT PENGOLAHAN AIR MINUM, PENGUJIAN KUALITAS AIR, DAN EVALUASI DENGAN MODEL EVALUASI CIPP (Context, Input, Process, Product)

AMALINA ICHTIAR RENI, Dr. Ir. Sindu Nuranto, MS.

2019 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK SIPIL

Salah satu lapangan usaha PDAM dalam Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 14 Tahun 2012 yaitu meliputi aspek penyediaan air minum yang memenuhi syarat-syarat kesehatan. Namun, air PDAM yang terdistribusi ke masyarakat mengalami kontaminasi saat proses pengolahan dan distribusi sehingga air tidak layak untuk langsung diminum. Mengingat kualitas air PDAM belum layak minum, maka diperlukan proses pengolahan agar air memenuhi standar konsumsi. Dalam Tugas Akhir ini, alat pengolahan air minum dirancang bekerja sama dengan Perusahaan Inviro [Water Solution]. Alat ini memiliki fungsi utama sebagai sarana kegiatan praktikum mata kuliah Teknik Lingkungan, serta diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air minum di Departemen Teknik Sipil. Alat pengolahan air minum telah digunakan untuk kegiatan praktikum mata kuliah Teknik Lingkungan dan dapat berfungsi dengan baik. Pengujian kualitas air minum dilakukan di Laboratorium Balai Besar Teknik Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Parameter yang diuji meliputi parameter wajib dan hasil pengujian menunjukkan nilai kadar dari parameter air minum tidak melebihi batas maksimum yang ditetapkan. Berdasarkan evaluasi CIPP yang dilakukan terhadap alat pengolahan air minum, kebijakan yang disarankan oleh penulis adalah melanjutkan program karena pelaksanaan program menunjukkan bahwa segala sesuatu sudah berjalan sesuai dengan harapan dan memberikan hasil yang bermanfaat.

One of the ventures PDAM in the regulation Yogyakarta City Area Regulation number 14 Year 2012 include aspects of the provision of drinking water that meets health requirements. However, the PDAM water distributed to the community has been contamination during processing and distribution so that water is not feasible to drink directly Considering the quality of the water PDAM are not yet drinkable, then needed processing in order to meet the standards of water consumption. In this final project, drinking water processing tool designed work closely with Company Inviro [Water Solution]. This tool has a function as a means of practical activities Environmental Engineering courses, as well as the expected to meet drinking water needs in the Department of civil engineering. Drinking water processing tool has been used for practical Environmental Engineering courses and be able to function properly. Testing the quality of drinking water is done in the laboratory of BBTKLPP, based on the regulation of the Minister of health of the Republic of Indonesia Number 492/MENKES/PER/IV/2010 about Quality Requirements Drinking Water. The tested parameters include mandatory parameters and the test result indicates the rate value of the drinking water parameter does not exceed the maximum set limit. Based on the evaluation of the CIPP committed against drinking water processing tool, a policy suggested by the author is continuing the program because the program implementation shows that everything is already running in accordance with expectations and provide useful results.

Kata Kunci : air minum, pengujian kualitas air, CIPP

  1. D3-2019-401862-abstract.pdf  
  2. D3-2019-401862-bibliography.pdf  
  3. D3-2019-401862-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2019-401862-title.pdf