PENGARUH KEBIASAAN MENGHISAP IBU JARI DALAM BERBAGAI POLA ASUH IBU TERHADAP KELAINAN DENTOMAKSILOFASIAL (Kajian Pada Anak Perempuan Usia 6-7 Tahun Suku Jawa Di SD Kecamatan Ngaglik Sleman Yogyakarta)
RISA MIYARSIH, Prof. Dr. drg.Iwa Sutardjo RS., S.U., Sp. KGA.(K), Prof. Dr. drg. Al. Supartinah S., S.U, Sp.KGA.(K)
2019 | Tesis | MAGISTER ILMU KEDOKTERAN GIGI KLINISINTISARI Kebiasaan menghisap ibu jari merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya kelainan dentomaksilofasial. Kebiasaan menghisap ibu jari disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu ketidakmampuan anak dalam menyikapi pola asuh ibu sehingga anak mencari rasa aman dan nyaman. Pola asuh ibu terdiri dari pola asuh otoriter, permisif, dan demokratif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kebiasaan menghisap ibu jari dalam berbagai pola asuh ibu terhadap kelainan dentomaksilofasial. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross sectional dan pendekatan case control. Sampel penelitian ini adalah anak perempuan usia 6-7 tahun yang bersekolah di SD Kecamatan Ngaglik, Sleman Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan secara selektif random sampling, 8 anak yang mempunyai openbite, protusif dan ibu jari pipih yang merupakan ciri-ciri dari kebiasaan menghisap ibu jari dan 16 anak sebagai kontrol dengan openbite dan protusif dari setiap kelompok. Kemudian dilakukan pencetakan studi model dan diukur overjet dan overbite. Kedua penelitian ini dilakukan dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian cross sectional didapatkan distribusi kebiasaan menghisap ibu jari pada pola asuh otoriter lebih banyak dari pola asuh permisif dan demokratif ( X2 = 31,21;p< 0,001, terdapat pengaruh kebiasaan menghisap ibu jari terhadap kelainan dentomaksilofasial dengan X2=99,10;p=0,001. Hasil penelitian case control didapatkan bahwa openbite, protusif dan ibu jari pipih merupakan ciri-ciri dari kebiasaan menghisap ibu jari dengan nilai X2=33,00 dan p=0,003. Dapat disimpulkan bahwa pola asuh ibu otoriter lebih memiliki pengaruh terhadap kebiasaan menghisap ibu jari, serta berdampak pada perubahan dentomaksilofasial. Terjadinya openbite, protusif, dan ibu jari pipih, merupakan ciri-ciri yang diakibatkan oleh kebiasaan menghisap ibu jari.
` ABSTRACT Thumb sucking is one of the factors that can influence the occurrence of dentomaxillofacial abnormalities. It is caused by several factors, namely the child's inability to respond to the mother's parenting style thus immediately looking for security and comfort by thumb sucking. Mother's parenting style consists of authoritarian, permissive, and democratic. The purpose of this study was to determine the effect of thumb sucking habits based on maternal parenting style towards dentomaxillofacial abnormalities. This research was conducted by two approaches, namely cross-sectional and case-control. The sample of this study was girls aged 6-7 years who attended elementary school in Ngaglik, Sleman Yogyakarta. Sampling was done by selective random sampling, in which 8 children who had thumb-sucking and 16 with no habit on each group of parenting style. Dental impressions were taken to measure overjet and overbite. Both of these studies were carried out by Chi-Square statistical tests. The results of the cross-sectional study have found that the distribution of thumb-sucking habits was found more on authoritarian parenting than permissive and democratic parenting (X2=31.21;p<0.001), and the influence of thumb-sucking on dentomaxillo facial abnormalities was significant (X2= 99.10; p = 0.001). The results of case control study showed that open bite, protrusive and flat thumb are the characteristics of thumb sucking with X2= 33.00 and p = 0.003. It can be concluded that authoritarian parenting had more influence on thumb sucking, and also influenced dentomaxillo facial changes. The occurrence of open bite, protrusive, and flat thumb are the characteristics caused by the habit of thumb-sucking.
Kata Kunci : kebiasan menghisap ibu jari, dentomaksilofasial, pola asuh ibu