ANALISIS PENGARUH LUAS LAHAN, USIA, DAN PENGALAMAN BERTANI TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI DI DESA MARGODADI, KECAMATAN SEYEGAN, KABUPATEN SLEMAN
HESTI ATINA DEWI, Latri Wihastuti, S.E., M.Sc.
2019 | Tugas Akhir | D3 EKONOMIKA TERAPANPembangunan ekonomi di Indonesia dalam dimensi pemerataan dan kewilayahan yaitu pembangunan untuk seluruh masyarakat di seluruh wilayah serta pembangunan harus memperkecil kesenjangan yang ada, baik kesenjangan antarkelompok pendapatan, antar wilayah dengan salah satu prioritas wilayah desa dengan tujuan mengurangi jumlah penduduk miskin di desa. Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang dapat memperkecil kesenjangan dan mengurangi jumlah penduduk miskin di desa. Keberhasilan pembangunan pertanian di desa dapat diukur dengan mengetahui pendapatan petani. Salah satu daerah yang mempunyai program pembangunan kawasan pertanian yaitu Kabupaten Sleman dengan memfokuskan pada beberapa komoditas dengan salah satu komoditas yaitu padi. Kecamatan Seyegan merupakan salah satu daerah di Kabupaten Sleman yang menjadi kawasan peruntukan pertanian tanaman pangan serta salah satu dari 6 kecamatan yang merupakan kawasan strategis kabupaten berupa kawasan fungsi keamanan dan ketahanan pangan berupa kawasan pertanian tanaman pangan beririgasi. Desa di Kecamatan Seyegan yang menjadi desa dengan produksi padi tertinggi dari tahun 2011-2015 adalah Desa Margodadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan petani padi di Desa Margodadi antara lain luas lahan, usia, dan pengalaman bertani serta mengetahui permasalahan dalam usahatani padi di Desa Margodadi. Data berupa data primer cross section. Analisis data yang digunakan yaitu statistika deskriptif, analisis regresi linier berganda, dan uji asumsi klasik. Dengan mengetahui bahwa peningkatan produktivitas padi di Desa Margodadi tidak diikuti dengan peningkatan PDRB sektor pertanian tahun 2015 di Kecamatan Seyegan maka perlu diteliti pengaruhnya terhadap pendapatan petani padi di Desa Margodadi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa luas lahan dan pengalaman bertani berpengaruh signifikan dan positif terhadap pendapatan petani padi, sedangkan usia petani berpengaruh signifikan dan negatif terhadap pendapatan petani padi.
Economic development in Indonesia in the dimensions of equity and territoriality, namely development for the entire community in all regions and development must reduce existing gaps, both gaps between income groups, between regions with one of the priority areas of the village with the aim of reducing the number of poor people in the village. The farming sector is one of those that can reduce the inequality and reduce the number of rural poor. Rural farm development successes can be measured by knowing the farmer's income. One area with the agricultural development program sleman district was focused on several commodities with one of the commodities paddy. Seyegan subdistrict are one of the sleman districts where crops farm agriculture is an area for food agriculture and one of six densctions where the region's strategic security and food security areas of irrigation crop agriculture are located. The village in seyegan area that became the village with the highest rice production from 2011-2015 is the village of Margodadi. The study was to analyze factors affecting the rice growers' income in margodadi village, including land area, age, and farming experience and the problem of dealing with rice in the village of Margodadi. Data in the primary cross section data. The data analysis used is descriptive statistics, linear regression analysis, and classical assumption tests. Knowing that the increase in rice productivity in margodadi's village was not followed by the 2015 GDRP growth in the agriculture sector of seyegan sprouts should be studied on the effects of rice growers in margodadi village. Tests indicate that the land area and the farming experience hada significant and positive impact on the rice growers' income, while the farmer's age had a significant and negative impact on the rice growers' income.
Kata Kunci : pendapatan petani, uji asumsi klasik, regresi linier berganda