COOPERATIVE GOVERNANCE: EVALUASI TATA KELOLA PADA BMT BINA IHSANUL FIKRI
Ihsan Nur Alimah, Revrisond Baswir, Dr., M.B.A., Ak., CA
2019 | Skripsi | S1 AKUNTANSIPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makna cooperative governance dan mengevaluasi kesesuaian penerapan tata kelola pada BMT Bina Ihsanul Fikri dengan prinsip-prinsip koperasi. Dari hasil evaluasi, dirumuskan beberapa saran yang perlu diaksanakan BMT Bina Ihsanul Fikri untuk memperbaiki tata kelola. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pedekatan studi kasus. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara dengan pengurus BMT Bina Ihsanul fikri. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan data sekunder yang diperolah dari AD/ART, Buku Laporan RAT, dan website. Proses evaluasi dalam penelitian berpedoman pada Guidelines for Good Practices of Financial Cooperative Governance yang dipublikasikan oleh Bank Sentral Brazil. Simpulan dalam penelitian ini mendefinisikan cooperative governance sebagai satu set mekanisme dan pengendalian secara demokratis oleh anggota untuk memastikan pencapaian tujuan, prinsip koperasi, dan kesinambungan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penerapan aspek partisipasi dan representasi kurang baik. Kemudian aspek yang telah diterapkan cukup baik adalah panduan strategis dan manajemen eksekutif. Aspek pengendalian dan pengawasan telah diterapkan dengan baik. Berdasarkan hasil evaluasi, peneliti memberikan saran untuk perbaikan tata kelola pada BMT Bina Ihsanul Fikri. Saran tersebut diantaranya memberikan hak dan kewajiban yang sama antara Anggota Biasa dan Anggota Luar Biasa, menambah aturan tentang rangkap jabatan dan jumlah periode menjabat, dan melengkapi komponen dalam buku laporan RAT.
This study aims to explain the meaning of cooperative governance and evaluate the appropriateness of the application of governance in BMT Bina Ihsanul Fikri with cooperative principles. From the results of the evaluation, several suggestions were formulated that needed to be implemented by BMT Bina Ihsanul Fikri to improve governance. This study uses a qualitative method with a case study approach. The primary data used in this study were obtained through interviews with the management of BMT Bina Ihsanul Fikri. Furthermore, this study also uses secondary data obtained from the Statutes / By-Laws, the RAT Report Book, and the website. The evaluation process in the research is guided by the Guidelines for Good Practices of Financial Cooperative Governance published by the Central Bank of Brazil. The conclusion in this study defines cooperative governance as a set of mechanisms and democratically controlled by members to ensure the achievement of objectives, cooperative principles, and sustainability. The evaluation results show that the application of participation and representation aspects is not good. Then aspects that have been implemented quite well are strategic guidance and executive management. Control and supervision aspects have been implemented well. Based on the results of the evaluation, researchers provide suggestions for improving governance in BMT Bina Ihsanul Fikri. These recommendations include providing equal rights and obligations between Ordinary Members and Extraordinary Members, adding rules about dual positions and the number of terms of office, and completing components in the RAT report book.
Kata Kunci : governance, koperasi, cooperative governance