Laporkan Masalah

Pengaruh Penyuluhan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Penggunaan Obat Cair di Desa Ambarketawang

MIRANDA BRAVIA, Septimawanto Dwi Prasetyo, M.Si., Apt.

2019 | Skripsi | S1 FARMASI

Kunci kesembuhan dari suatu penyakit adalah ketepatan dalam penggunaan obat. Penggunaan obat yang sesuai dengan dosis yang diberikan akan mendorong terpenuhinya keberhasilan suatu terapi pada pasien. Dua penyebab utama kesalahan pengambilan dosis yaitu ketidaktersedianya alat ukur dalam obat cair dan adanya kesalahan pengetahuan yang berbeda pada pasien mengenai cara mengukur dengan alat takar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan tentang penggunaan obat cair di Desa Ambarketawang. Metode analisis penelitian menggunakan metode eksperimen semu (quasi-experiment design), yaitu metode dengan mengevaluasi peningkatan pengetahuan tentang penggunaan obat cair dengan adanya pretest, penyuluhan, dan posttest. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner. Subyek penelitian adalah kelompok anggota PKK di Desa Ambarketawang tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan 52,7% responden mempunyai tingkat pengetahuan rendah saat pretest dan 65,0% rendah saat posttest. Informasi yang belum diketahui dengan baik oleh responden adalah distribusi dan penyimpanan. Ada pengaruh pemberian penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan tentang penggunaan obat cair. Sebaiknya, diberikan penyuluhan yang lebih detail mengenai distribusi dan penyimpanan obat cair.

The key of healing from an illness is the accuracy in the use of drug. Use of drugs accoding to the dose will encourage the fulfillment of the therapy success in patient. Two main point of cause for dosage error are unavailability of measuring devices in liquid drugs and different errors of knowledge in patients about how to measure with measuring devices. This study aims to evaluate the effect of socialization on increase of knowledge regarding liquid drugs use in Ambarketawang village. The methods of study analysis are using quasi-experiment design; which is the methods with evaluate increase of knowledge regarding liquid drug use with the pretest, counseling, and posttest. The instrument of data collection is a questionnaire. The subjects are PKK member groups in Ambarketawang village in 2019. The result showed 52,7% of respondents had low knowledge level at pretest and 65,0% at the posttest. Information that was unknown by respondents is distribution and storage. There was a effect with assistance related to increase of knowledge about liquid drugs use. Socialization should be given in more relevant detail about distribution and storage of liquid drugs.

Kata Kunci : Ambarketawang, obat cair, pengetahuan, penyuluhan, Ambarketawang, liquid drugs, knowledge, socialization

  1. S1-2019-368101-abstract.pdf  
  2. S1-2019-368101-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-368101-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-368101-title.pdf