REVALUASI ASET TETAP, KUALITAS AKUNTANSI DAN KETEPATWAKTUAN REVALUASI (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2012-2016)
KHUSNUN NUR AINY, Zuni Barokah, M. Com., Ph. D.
2019 | Tesis | MAGISTER SAINS AKUNTANSIModel revaluasi menjadi pilihan yang dapat diambil manajemen ketika nilai historis sudah tidak bisa lagi mencerminkan nilai aset saat ini. Namun tindakan ini belum tentu dinilai sebagai tindakan yang efisien. Beberapa penelitian membuktikan revaluasi mencerminkan tindakan oportunis perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana pengaruh revaluasi aset tersebut terhadap kualitas akuntansi, yang dilihat dari relevansi nilai dan manajemen laba. Selain itu, penelitian ini juga menguji bagaimana praktik ketepatwaktuan revaluasi yang ada di Indonesia, yang diukur dari return saham dan kinerja perusahaan di masa depan. Untuk memenuhi tujuan penelitian, periode investigasi yang digunakan adalah selama 5 tahun, mulai dari tahun 2012 hingga tahun 2016, dengan menggunakan sampel perusahaan terbuka yang terdaftar di BEI. Hasil penelitian menunjukkan revaluasi aset di Indonesia ditemukan tidak berpengaruh terhadap relevansi nilai tetapi ini memberikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat manajemen laba. Praktik revaluasi aset di Indonesia juga ditemukan tidak dilakukan secara tepat waktu. Hal ini dibuktikan dengan pengaruh revaluasi aset yang tidak signifikan berpengaruh terhadap return saham, baik di tahun sebelum revaluasi, tahun revaluasi maupun tahun setelah revaluasi. Selain itu, revaluasi aset juga ditemukan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja masa depan perusahaan.
The revaluation model is an option that management can take when historical values can no longer reflect current asset values. But this action is not necessarily considered as an efficient action. Some studies prove that revaluation reflects the opportunistic actions of companies. This study aims to examine how the effect of asset revaluation on accounting quality, which is observed from the value relevance and earnings management. In addition, this study also examines how the practice of revaluation timeliness in Indonesia, which is measured by stock returns and future performances. To fulfil the objectives of research, the period under investigation is 5 years, starting from 2012 to 2016, by using a sample of publicly listed companies on the IDX. The results showed that asset revaluation in Indonesia was found to have no effect on the value relevance, but this gave a negative and significant effect on the level of earnings management. The practice of asset revaluation in Indonesia was also found not to be carried out in a timely manner. This is evidenced by the effect of asset revaluation that does not significantly affect to stock returns, both in the year before the revaluation, the year of revalution, and the year after the revaluation. In addition, asset revaluation was also found not to have a significant effect on the companys future performance.
Kata Kunci : Revaluasi aset,relevansi nilai,manajemen laba,return saham,kinerja perusahaan