Laporkan Masalah

Korelasi antara Dukungan Sosial dan Spiritualitas dengan Self-Efficacy pada Pasien Kanker yang Menjalani Kemoterapi

HERIBERTUS HIMAWAN S, dr Jarir At Thobari, Ph.D.; DR Christantie Effendy, SKp., M.Kes.

2019 | Tesis | MAGISTER KEPERAWATAN

Pendahuluan: Kemoterapi sebagai salah satu upaya dalam menangani penyakit kanker memberikan efek yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien selain penyakit kankernya sendiri. Self-efficacy menentukan koping yang berpengaruh pada kepatuhan terhadap proses pengobatan, diet yang direkomendasikan maupun perencanaan latihan fisik dengan tujuan akhir mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk melihat korelasi antara faktor dukungan sosial dan spiritualitas terhadap self-efficacy pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Selain itu juga untuk melihat gambaran self-efficacy, dukungan sosial dan spiritualitas dan melihat faktor paling dominan berhubungan dengan self-efficacy pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional yang dilakukan pada penderita kanker dewasa yang menjalani kemoterapi intravena di ruangan kemoterapi rawat jalan International Cancer Center (ICC) RSUP Dr Sardjito Yogyakarta antara bulan Agustus sampai dengan September 2018. Hasil: Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan sosial (r=0,404) dan spiritualitas (r=0,268) dengan self-efficacy pasien kanker yang sedang menjalani kemoterapi di ruangan kemoterapi rawat jalan ICC RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Dukungan sosial menjadi faktor yang lebih dominan dibandingkan dengan demografi dan spiritualitas. Konklusi: Dengan jalur emosional sebagai salah satu sumber self-efficacy, dukungan sosial dan spiritualitas di Indonesia berjalan secara simultan. Perawat berperan melakukan pengkajian psikososial dan spiritual serta melakukan intervensi termasuk menyediakan sumber-sumber dukungan,

Introduction: Chemotherapy as an effort in dealing with cancer has an effect that can reduce the quality of life of patients in addition to cancer itself. Self-efficacy determines coping that affects adherence to the treatment process, recommended diets and planning physical exercise with the ultimate goal of affecting quality of life. Objective: this study aims to look at the correlation between social support and spirituality factors on the self-efficacy of cancer patients undergoing chemotherapy. In addition, to figure out the description of self-efficacy, social support and spirituality and the most dominant factors related to self-efficacy of cancer patients undergoing chemotherapy. Methods: This study used a cross-sectional design performed on adult cancer patients undergoing intravenous chemotherapy in the outpatient chemotherapy room at International Cancer Centerin Dr. Sardjito Hospital Yogyakarta between August and September 2018. Results: There was a significant relationship between social support (r = 0.404) and spirituality (r = 0.268) with the self-efficacy of cancer patients undergoing chemotherapy in the outpatient chemotherapy room at ICC in Dr. Sardjito Hospital Yogyakarta. Social support was a more dominant factor compared to demography and spirituality. Conclusion: With the emotional path as a source of self-efficacy, social support and spirituality in Indonesia run simultaneously. Nurses play a role in psychosocial and spiritual assessment and interventions including providing sources of support,

Kata Kunci : Self-efficacy, social support, spirituality, cancer, chemotherapy

  1. S2-2016-403438-abstract.pdf  
  2. S2-2016-403438-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-403438-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-403438-title.pdf  
  5. S2-2019-403438-abstract.pdf  
  6. S2-2019-403438-bibliography.pdf  
  7. S2-2019-403438-tableofcontent.pdf  
  8. S2-2019-403438-title.pdf