Laporkan Masalah

TINJAUAN TERHADAP PEMBERITAHUAN PERUBAHAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM DALAM PERSEROAN TERBATAS MELALUI SISTEM ADMINISTRASI BADAN HUKUM SEBELUM DILAKSANAKANNYA JUAL BELI SAHAM (Studi Kasus PT. X di Klaten)

PETER GIOVANNI H.S, Irna Nurhayati, S.H., M.Hum., LL.M., Ph.D.

2019 | Tesis | MAGISTER KENOTARIATAN

Penelitian hukum ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis keabsahan pemberitahuan perubahan susunan pemegang saham dalam Perseroan Terbatas melalui Sistem Administrasi Badan Hukum sebelum dilaksanakannya jual beli saham. Kemudian untuk mengkaji serta menganalisis pertanggungjawaban Notaris dan konsekuensi hukum terhadap perubahan susunan pemegang saham Perseroan Terbatas yang telah dilakukan pemberitahuan pada Sistem Administrasi Badan Hukum sebelum dilaksanakannya jual beli saham. Penelitian hukum ini menggunakan metode yuridis-normatif, sehingga jenis penelitian ini dilakukan dengan penelitian kepustakaan yaitu penelitian dengan studi dokumen untuk mendapatkan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Penelitian hukum ini datanya juga didukung oleh wawancara dengan narasumber sebagai pendukung data sekunder. Data yang telah diperoleh dilakukan analisis secara kualitatif yaitu menggabungkan kedua data tersebut guna memperoleh penyelesaian masalah, dengan cara berpikir deduktif. Hasil dari penelitian ini dapat ditarik 2 (dua) kesimpulan. Pertama, Keabsahan perubahan susunan pemegang saham dalam PT. X adalah tidak sah. PT. X menyampaikan akta perubahan susunan pemegang saham yang tidak lengkap sehingga belum menunjukkan telah terjadi peralihan hak atas saham. Kedua, Notaris Y dapat dimintakan pertanggungjawaban secara perdata dan secara etika profesi. Notaris Y tidak melaksanakan asas kecermatan dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya. Konsekuensi hukum dari ketidakabsahannya perubahan susunan pemegang saham tersebut adalah pihak yang menjadi pemegang saham baru belum memiliki kewenangan sepenuhnya untuk hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham.

This legal research purpose is to identify and assess related to how the validity of the change of the shareholders in the Limited Liability Company through Legal Entity Administration System before the implementation of sale of shares. Then to identify along assess liability and the legal consequences of the change in shareholding structure of the Limited Liability Company notification has been done in the Legal Entity Administration System before the implementation of a sale of shares. This legal research uses normative-juridical methods, so this type of research is done by library research that is a research with document studies to obtain secondary data consisting of primary legal materials, secondary law and tertiary legal materials. This law research data is also supported by interviews with sources as supporting secondary data. The data that has been obtained is analyzed qualitatively by combining the two data in order to obtain problem resolution for this legal research with deductive reasoning. The results of this study has obtained two (2) conclusions. First, Validity of changes in shareholders composition in PT. X is invalid. PT. X delivered the deed of change in shareholders composition is not complete and therefore has not showed a transfer of rights over shares. Second, notary Y can be held accountable to civil and ethics profession. Notary Y does not perform a notary prudence principle in carrying out its duties and authorities. The legal consequences of the invalidity of changes in shareholders composition are those who become the new shareholders do not have full authority yet to attend the General Meeting of Shareholders

Kata Kunci : Perseroan Terbatas, Jual Beli Saham, Pemberitahuan Perubahan Susunan Pemegang Saham, Sistem Administrasi Badan Hukum

  1. S2-2019-418070-abstract.pdf  
  2. S2-2019-418070-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-418070-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-418070-title.pdf