Laporkan Masalah

PERAN BAHASA TUTUR BUGIS DALAM MEREKONSTRUKSI HUBUNGAN SOSIAL GUNA MEWUJUDKAN KETAHANAN MASYARAKAT (Studi pada Kekerabatan Bugis di Kelurahan Manisa, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan)

HIKMAH AMALIAH, Dr. Sulistyowati, M.Hum., Prof. Dr. Kodiran, M.A.

2019 | Tesis | MAGISTER KETAHANAN NASIONAL

Penelitian ini mengkaji tentang peran bahasa tutur Bugis dalam merekonstruksi hubungan sosial guna mewujudkan ketahanan masyarakat (studi pada kekerabatan Bugis di Kelurahan Manisa, KecamatanBaranti, Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan). Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pola sapaan yang digunakan oleh masyarakat tutur Bugis dalam merekonstruksi hubungan sosial masyarakat di Kelurahan Manisa, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan, serta mengetahui cara masyarakat tutur Bugis di Manisa mewujudkan ketahanan masyarakat di daerahnya.Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dalam penelitian ini adalah metode pustaka (library research) dan metode lapangan (field method). Teknik pengumpulan data dilakukan dalam empat tahap yaitu observasi, wawancara, perekaman, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini yakni: 1) penyeleksian data, 2) pengidentifikasian data, 3) penyajian data, dan 4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa tutur Bugis khususnya bentuk kesopanan dan pola sapaan kekerabatan dalam bahasa Bugis dapat menjadi alat untuk menyelesaikan masalah internal keluarga, pertikaian antar-masyarakat, serta media kampanye oleh para politisi-politisi yang mencari dukungan masyarakat Manisa. Penggunaan bentuk-bentuk kesopanaan dan pola sapaan kekerabatan bahasa Bugis menjadi bagian terpenting dalam mewujudkan ketahanan masyarakat di Kelurahan Manisa, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan

This research studied the role of Buginese speech language in reconstructing social relations to create community resilience (study on Buginese kinship in Manisa village, Baranti District, Sidrap Regency, South Sulawesi Province). It aimed to find out the greeting patterns used by Buginese speech community in reconstructing social relations in Manisa, Sidrap, South Sulawesi, and to understand how the Buginese speech community in Manisa Village,Baranti District, Sidrap Regency, South Sulawesi Province embodies community resilience in their area. This study is a field research using descriptive qualitative methods. Data collection methods carried out in this study were library research and field methods. The data collection technique was carried out in four stages, namely observation, interview, recording, documentation. The data analysis techniques in this study were: 1) selecting data, 2) identifying data, 3) presenting data, and 4) drawing conclusions. The results of this study indicated that the use of Buginese speech language especially the form of politeness and Buginese kinship address terms in could be a tool to resolve internal family problems, inter-community disputes, and campaign media by politicians who seek support from the Manisa community. The use of forms of politeness and kinship address terms of Buginese language is the most important part in creating community resilience in Manisa Village, Baranti District, Sidrap Regency, South Sulawesi Province.

Kata Kunci : Kata Kunci: Bahasa Tutur Bugis, Hubungan Sosial, Sapaan Kekerabatan, Bentuk Kesopanan, Ketahanan Masyarakat/ Keywords: Buginese Speech-Language, Social Relations, Kinship Address Terms, Forms of Politeness, Community Resilience

  1. S2-2019-405102-abstract.pdf  
  2. S2-2019-405102-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-405102-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-405102-title.pdf  
  5. Title.pdf