Laporkan Masalah

PENGARUH PEMODERASI BANTUAN INKUBATOR BISNIS UNIVERSITAS TERHADAP STRATEGI INOVASI DAN KINERJA PEMANDIRIAN AKADEMIK

OSCAR CHRISMADIAN N, Nofie Iman Vidya Kemal, S.E., M.Sc., Ph.D.

2019 | Tesis | MAGISTER SAINS MANAJEMEN

Universitas dituntut untuk mampu melakukan komersialisasi terhadap hasil riset dan pengetahuan yang dimiliki universitas melalui pemandirian akademik. Pemandirian akademik memberikan manfaat untuk mendorong ekonomi, menciptakan pertumbuhan pekerjaan dan inovasi. Namun, pemandirian akademik menemukan kesulitan dalam menawarkan produk dan jasanya ke pasar karena minimnya pengetahuan terkait manajerial dan pengelolaan sumber daya. Sarana yang umum digunakan untuk mengatasi hambatan ini adalah dengan mendirikan inkubator bisnis berupa fasilitas terpusat yang menyediakan akses, dukungan dan kebijakan universitas. Inkubator bisnis membantu pemandirian akademik yang baru berdiri untuk lebih memahami pasar dan melakukan pendampingan dalam fase awal pendirian pemandirian akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemoderasi dari bantuan yang diberikan inkubator bisnis universitas pada pemilihan strategi inovasi dan kinerja pemandirian akademik. Penelitian dilakukan pada 76 pemandirian akademik di Yogyakarta dan Semarang. Dalam penelitian ini dikembangkan suatu model teoritis dengan mengajukan lima hipotesis yang akan diuji dengan menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian diketahui bahwa pemandirian akademik yang melakukan strategi eksploitasi terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja pemandirian akademik. Sebaliknya, pemandirian akademik yang melakukan strategi eksplorasi terbukti berpengaruh negatif terhadap kinerja pemandirian akademik. Selanjutanya, bantuan jejaring, manajerial dan profesional, serta pengembangan usaha sebagai variabel pemoderasi terbukti mampu memperkuat hubungan antara strategi inovasi dengan kinerja pemandirian akademik.

Universities are required to be able to commercialize research results and knowledge that universities have through academic spin-offs. Academic spin-offs provide benefits to drive the economy, create job growth and innovation. However, academic spin-offs find it difficult to offer products and services to the market due to lack of knowledge related to managerial and resource management. A common tool used to overcome these obstacles is to establish a business incubator in the form of a centralized facility that provides access, support and university policy. The business incubator helps the newly established academic spin-off to better understand the market and provide assistance in the initial phase of establishing academic independence. This study aims to examine the moderating effect of assistance provided by university business incubators on the selection of innovation strategies and academic independence performance. The study was conducted in 76 academic spin-offs in Yogyakarta and Semarang. In this study a theoretical model was developed by proposing five hypotheses to be tested using regression analysis. The results of the study note that academic spin-offs that carry out exploitation strategies are proven to have a positive effect on the performance of academic independence. In contrast, academic spin-offs that carry out exploratory strategies are proven to have a negative effect on academic spin-off performance. Furthermore, networking, managerial and professional assistance, and business development as a moderating variable are proven to be able to strengthen the relationship between innovation strategies and academic independence performance.

Kata Kunci : Kata kunci : Pemandirian akademik, Bantuan jejaring, Bantuan manajerial dan profesional , Bantuan pengembangan usaha, Kinerja pemandirian akademik.

  1. S2-2019-417605-abstract.pdf  
  2. S2-2019-417605-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-417605-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-417605-title.pdf